Deklarasi Pemilu Damai Digelar di Pantai Losari

Penulis: Lina Herlina Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 13:30 WIB Nusantara
Deklarasi Pemilu Damai Digelar di Pantai Losari

MI/Lina Herlina

GUBERNUR Sulawesi Selatan (Sulsesl) Nurdin Abdullah menilai Sulsel telah melewati kekhawatiran nasional pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 lalu.

Nurdin mengatakan, selama ini, Sulsel diprediksi sebagai zona merah. Namun, dengan pelaksanaan Pilkada serentak yang aman dan kondusif, membuktikan Sulsel sebagai zona hijau.

"Saya ajak kita semua, deklarasi ini kita komit. Kita sudah berhasil pada Pilgub dan Pilkada kemarin. Kita sudah melewati kekhawatiran nasional, bahwa Sulsel ini di zona merah menjadi zona hijau," sebutnya saat memberi sambutan pada kegiatan "Deklarasi Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk" di Anjungan Pantai Losari, Minggu (16/9).

Nurdin menyatakan terima kasihnya pada Kapolda Sulsel, Irjenpol Umar Septono atas gagasannya menghadirkan deklarasi ini.

"Tentu kita apresiasi Pak Kapolda, tujuan kita adalah bagaimana menciptakan Pileg dan Pilpres tetap terjaga aman dan damai," kata Nurdin Abdullah.

Sebagai gubernur, ia mengaku akan menjalankan amanah rakyat. Namun untuk itu dibutuhkan stablitas keamanan.

Nurdin berharap agar modal berupa pelaksanaan Pilkada yang aman tersebut tidak dicederai. Dia juga menginginkan Pemilu Legislatif dan Pilpres menjadi ajang festival gagasan.

"Pemilu Legislatif dan Pilpres menjadi ajang festival gagasan, bukan festival saling memfitnah dan menjatuhkan," harapnya.

Dengan menjadi ajang adu gagasan, akan muncul orang yang betul-betul didambakan oleh masyarakat Sulsel.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Umar Septono, memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang telah menciptakan Pilgub dan Pilkada serentak secara damai.

"Pada kesempatan yang baik ini, Saya memberikan apresiasi pada personil keamanan dan pada semua elemen masyarakat," kata Umar.

Umar mengakui, isu Sulsel sebagai zona merah selalu mengemuka menjelang Pilkada. Namun, kedewasaan politik masyarakat dan sambutan serta antusiasme yang tinggi, juga sikap mengedepankan silaturahmi daripada kepentingan membuat semua berjalan aman.

Dengan pengalaman tersebut Ia yakin Pileg dan Pilpres akan berjalan lancar, aman dan juga damai.

"Kita ambil positifnya dan kepada masyrakat untuk tidak gampang terprovokasi," pungkasnya.

Setelah deklarasi dilanjutkan dengan penandatanganan sign of peace di area deklarasi. Kegiatan ini dipandu oleh KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel. Kemudian pelepasan balon dan burung merpati sebagai simbol perdamaian.

Hadir juga Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel M Roem, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal dan juga Forkopimda Sulsel serta Muspida Makassar. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More