Moka Raih Pendanaan US$24 Juta

Penulis: (Riz/M-3) Pada: Sabtu, 15 Sep 2018, 07:20 WIB Teknologi
Moka Raih Pendanaan US$24 Juta

DOK. MOKA

STARTUP penyedia layanan point of sale (POS) berbasis teknologi komputasi awan, menerima pendanaan Seri B senilai US$24 juta dari Sequoia Capital India. Ronde investasi itu didukung investor baru, yaitu Softbank Korea, EDBI, EV Growth, serta investor terdahulu Mandiri Capital, Convergence, dan Fenox.

Suntikan dana segar itu akan digunakan untuk mempercepat pengembangan produk yang mendukung pelaku bisnis. Setahun belakangan, Moka berhasil menarik sektor bisnis F&B dan ritel dengan skala yang lebih besar melalui keunggulan dalam tampilan antarmuka yang intuitif, terintegrasi langsung dengan platform pembayaran elektronik, serta minimnya biaya pengeluaran mengoperasikan sistemnya. Saat ini sudah lebih dari 12 ribu bisnis menggunakan jasa Moka dan terbagi tiga kategori industri, yaitu F&B, layanan jasa, dan ritel, serta berhasil memproses lebih dari 100 juta transaksi, dengan volume transaksi mencapai US$1 miliar per tahun.

"Kami telah bekerja keras untuk menjadi pemimpin dalam industri ini dan kami menyadari masih banyak hal yang harus dilakukan menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Dukungan dari Sequoia dan investor lain, kami berkomitmen untuk melayani seluruh merchant kami dengan lebih baik lagi, melalui penyediaan layanan inovatif agar mereka dapat terus mengembangkan bisnisnya dengan mudah," ungkap CEO and Co-founder Moka, Haryanto Tanjo dalam Exclusive Media Luncheon di Jakarta, pada Rabu (12/9).

Tidak hanya itu, untuk kerja sama penerimaan pembayaran elektronik, kini Moka telah terintegrasi dengan OVO, TCASH, Akulaku, serta telah menandatangani kerja sama dengan beberapa partner lain, seperti Dana dan Kredivo. Dengan kerja sama strategis tersebut, seluruh merchant Moka dapat menerima pembayaran elektronik langsung melalui aplikasi Moka. Selain itu, Moka juga telah meluncurkan Moka Capital guna memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan modal usaha, melalui kerja sama perusahaan peer to peer lending, yaitu Koinworks, Taralite, dan Modalku.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More