AS Bantu Meksiko untuk Deportasi Imigram

Penulis: (AFP/*/I-2) Pada: Sabtu, 15 Sep 2018, 05:40 WIB Internasional
AS Bantu Meksiko untuk Deportasi Imigram

FREDERIC J. BROWN / AFP

PEMERINTAH Amerika Serikat berkeinginan untuk menyalurkan uang senilai US$20 juta atau Rp296,4 miliar kepada Meksiko. Dana ditujukan untuk membantu Meksiko mendeportasi imigran yang akan menuju AS ke negara masing-masing.

Dalam pemberitahuan terkini yang disampaikan ke Kongres, sebagaimana dikutip dari New York Times pada Jumat (14/9), pemerintahan Presiden Trump bermaksud mengambil US$20 juta (setara Rp296 miliar) dari anggaran bantuan asing, untuk membantu Meksiko membayar pesawat dan ongkos bus dalam tindakan deportasi terhadap sekitar 17.000 imigran ilegal.

Uang itu akan membantu pendeportasian imigran dari Amerika Tengah, yang banyak di antaranya melewati Meksiko untuk sampai ke perbatasan Amerika Serikat.

Katie Waldman, juru bicara Kementerian Dalam Negeri AS, mengatakan program itu dimaksudkan untuk membantu mempersempit arus imigrasi di perbatasan Amerika Serikat dengan Meksiko.

"Kami bekerja sama dengan rekan-rekan kami di Meksiko untuk menghadapi meningkatnya angka kekhawatiran perbatasan, dan memastikan bahwa mereka yang memiliki klaim sah atas akses perlindungan yang sesuai," kata Waldman.

Namun demikian, Kemenlu Meksiko menyatakan masih mengevaluasi rencana itu dan belum menyetujuinya, baik lisan maupun tertulis. "Pemerintah Meksiko belum menerima proposal tersebut, secara lisan maupun tertulis, ataupun menandatangani dokumen apa pun mengenai hal tersebut."

Teriakan yang dilontarkan masyarakat dalam dan luar negeri memaksa pemerintah untuk mundur, akan tetapi 416 anak di bawah umur tetap ditahan meski ada perintah dari pengadilan untuk menyatukan mereka kembali dengan orangtua atau wali mereka.

Otoritas AS telah menahan lebih dari 37.000 orang yang berupaya menyeberangi perbatasan AS-Meksiko secara ilegal pada Agustus lalu. Sebagian merupakan anggota keluarga yang sebelumnya telah sampai ke perbatasan pada Juli hingga Agustus 2018.

Beberapa tahun terakhir, Meksiko tecatat telah mendeportasi imigran ke Guatemala, El Salvador, dan Honduras, ketimbang AS.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More