NTB Pulihkan Pariwisata

Penulis: Yusuf Riaman Pada: Sabtu, 15 Sep 2018, 01:20 WIB Nusantara
NTB Pulihkan Pariwisata

ANTARA FOTO/Zabur Karuru

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat terus berupaya meyakinkan pasar pariwisata dunia bahwa Lombok dan Sumbawa siap menerima kunjungan wisatawan pascagempa.

Upaya itu salah satunya diwujudkan dengan menghadiri Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2018, pekan lalu.

Ketua PHRI NTB Hadi Faishal menjelaskan pihaknya belum lama ini berkunjung ke Kantor Perdana Menteri Malaysia Putra Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kunjungan tersebut, PHRI NTB diterima secara khusus oleh Timbalan Perdana Menteri (Wakil Perdana Menteri) Malaysia, Datuk Seri Wan Azizah Wan Ismail.

Dalam pertemuan itu, Hadi yang juga Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah meminta dukungan pemerintah Malaysia dan memberikan keyakinan kepada warganya bahwa NTB siap menerima kunjungan wisatawan.

“Timbalan Perdana Menteri memberi tanggapan positif dan siap membantu memulihkan kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata NTB,” kata Hadi di Mataram,  Jumat (14/9). 

Wisatawan dari Malaysia menjadi sumber penting wisatawan bagi NTB dan hubung­an regional utama wisatawan dunia. Dalam pertemuan itu, Wan Azizah menyatakan dukungan morel kepada warga dan Pemprov NTB agar segera pulih dari bencana.

Bukti kebangkitan NTB dalam pemulihan pariwisata terlihat dari pelaksanaan Sail Moyo Tambora 2018 yang diresmikan Menko Bidang Kemari­timan, Luhut B Pandjaitan, di Sumbawa, Minggu (9/9).

Luhut meminta agar semua pihak berpartisipasi untuk menunjukkan solidaritas mendukung pemulihan pariwisata NTB. “Jadikan Sail Moyo Tambora ini sebagai momentum kebangkitan pariwisata NTB,” ujarnya.

Sail Moyo Tambora 2018 merupakan sail ke-10 dari rangkai­an Sail Indonesia yang dilaksanakan kali pertama pada 2009 di Bunaken-Manado. Seiring berjalannya waktu, terjadi perluasan maksud dan tujuan penyelenggaraannya.

Selain NTB, Sumatra Barat juga mempromosikan pariwisata dan produk ekonomi kreatif di acara MATTA Fair Kuala Lumpur II Malaysia. Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, mengatakan keikutsertaan Sumatra Barat untuk mempromosikan destinasi, kesenian, dan kelezatan kuliner, seperti rendang, keripik singkong balado, dan lainnya.

Menurutnya, daya statistik kunjungan wisatawan asing ke Sumbar pada Januari lalu memberikan kontribusi sebesar 0,31% terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia, sebanyak 1.039.639 orang.

“Dan kunjungan wisman masih didominasi wisatawan asal Malaysia sebanyak 2.904 orang, Australia 85 orang, dan Prancis 33 orang,” ujar Nasrul.

Wisatawan milenial
Menggeliatnya sektor pariwisata membuat daerah terus berinovasi untuk membidik pasar wisatawan. Salah satunya ialah wisatawan milenial yang kini digarap Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih, mengatakan generasi milenial membawa perubahan landscape perjalanan wisatawan. “Ketergantungan pada biro perjalanan wisata semakin berkurang. Mereka memanfaatkan aplikasi tersedia di media internet. Intinya melek teknologi. Mulai dari kuliner hingga tempat belanja,” jelas Sudarningsih.
Untuk itu spot-spot pariwisata harus dipersiapkan agar memiliki pengaruh. (YH/AU/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More