Sandiaga Uno Minta Maaf, Kang Emil: Saya Tunggu di Bandung

Penulis: Bayu Anggoro Pada: Jumat, 14 Sep 2018, 17:22 WIB Nusantara
Sandiaga Uno Minta Maaf, Kang Emil: Saya Tunggu di Bandung

ANTARA

CALON Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno telah meminta maaf karena pernyataannya terkait kepala daerah yang berkampanye dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang kerap disapa Kang Emil menunggu kehadiran calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno di Bandung.

"Kalau Pak Sandi mau bertemu, saya tunggu di Bandung. Dengan senang hati, beliau sahabat saya," kata Emil saat ditemui di Bandung, Jumat (14/9).

Emil pun mengaku beberapa kali memberi masukan saat Sandiaga maju sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta.

"Kang, kalau mau menang gini-gini. Saya kasih tips. Saya membantu beliau waktu menjadi calon wagub, saya beri nasihat," katanya.

Bahkan, lanjut dia, istri Sandiaga Uno sering bertemu dengan istrinya ketika berkunjung ke Bandung.

Dia meminta polemik dirinya dengan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno tidak dilebih-lebihkan. Apalagi, Emil mengaku bersahabat dengan Sandiaga. "Saya sahabat Pak Sandi Uno. Orang banyak tidak tahu," katanya

Oleh karena itu, Emil menilai pemberitaan di media yang seakan-akan dirinya menyerang Sandiaga Uno terkait posisi kepala daerah dalam Pemilu Presiden 2019 tidaklah benar. "Hanya maaf ya, cara wartawan menulis ini suka membuat tafsir heboh," katanya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno meminta maaf atas pernyataannya yang meminta kepala daerah maupun wakil kepala daerah tidak fokus dalam Pilpres 2019. Sandiaga menegaskan pernyataannya itu khusus ditujukan untuk tim koalisi Prabowo-Sandi. (A-1)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More