Menaker Dukung Terbentuknya Serikat Musisi Indonesia

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 14 Sep 2018, 11:50 WIB Ekonomi
Menaker Dukung Terbentuknya Serikat Musisi Indonesia

ANTARA/Aprillio Akbar
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat tampil bersama Elek Yo Band di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (2/3/2018).

MENTERI Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mendukung dibentuknya serikat pekerja musik atau Serikat Musisi Indonesia (SMI).

Perlindungan hak-hak normatif bagi para seniman, khususnya musisi, dibutuhkan untuk menjaga kreativitas. Terlebih, musik terus mengalami pertumbuhan pesat sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif.

“Saya dukung penuh usulan pembentukan serikat musisi sebagai wadah para pekerja seni musik. Malah saya ingin menjadi seniman karena saya sebenarnya juga pencipta lagu. Sangat perlu dibentuk serikat pekerja musik," ujar Hanif melalui keterangan resmi, Jumat (14/9).

Pemerintah, lanjutnya, siap memberikan asistensi serta pendampingan terhadap proses pembentukan SMI sampai mendapatkan legalitas yang sah.

Di sisi lain, Pendiri Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Indonesia (PAPPRI) Enteng Tanamal menyambut positif dukungan Menteri Ketenagakerjaan guna merealisasikan terbentuknya SMI. Menurut Enteng, musik merupakan sektor usaha yang menguntungkan, namun musisi dan penyanyi justru menjadi pihak yang paling tidak menikmati keuntungan.

Selama ini, imbuh Enteng, sebagai sebuah profesi, musisi belum memperoleh perlindungan atau peraturan yang membela hak-hak penyanyi dan pemusik saat tampil dalam event musik.

“Ada kontrak, tapi apakah sesuai dengan aturan. Bahkan banyak yang tak memakai kontrak, habis menyanyi dikasih uang, selesai. Tidak semestinya begitu, harus dibuat aturan-aturannya, “ tutur Enteng.

Enteng mengungkapkan, saat ini jumlah penyanyi dan pemusik di seluruh Indonesia berjumlah empat ribu orang. Ia berharap melalui Kemenaker, akan dibuat aturan yang melindungi seniman sehingga ke depan seniman lebih dilindungi dan teratur.

“Saat ini kami baru membuat badan hukum terlebih dulu. Masalah teknis, kami masih terus berkomunikasi dengan para direktur di Kemenaker," ungkapnya.

Dengan bergabung ke SMI, Enteng meyakini penyanyi dan musisi akan memperoleh kepastian bekerja dan terlindungi secara baik hak-haknya sebagai seniman.

“Sekarang tidak ada kepastian, semaunya saja. Pengundang acara, setiap saat, bisa memberhentikan kontrak penyanyi atau musisi. Ditambah lagi tidak ada proteksi jaminan sosial. Adanya SMI membuat seniman saat digunakan benar-benar terlindungi," tandasnya.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More