Pengusaha Diminta Tidak Menaikkan Harga Beras

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Jumat, 14 Sep 2018, 10:24 WIB Ekonomi
Pengusaha Diminta Tidak Menaikkan Harga Beras

ANTARA

MENTERI Pertanian Amran Sulaiman meminta pengusaha untuk tidak menaikkan harga beras. Berdasar laporan dari Pasar Cipinang yang diterima Menteri Amran dan Kabulog Budi Waseso, terdapat stok beras sebanyak 48 ribu ton dibandingkan Januari lalu yang hanya 15-27 ribu ton.

"Artinya dua kali lipat dari normal," kata Amran saat sidak bersama Kepala Bulog Budi Waseso, di Pasar Kramat Jati, Jumat (14/9).

Karena itu, tidak ada alasan untuk menaikkan harga beras. Untuk harga terendah beras medium Rp8200 per kilogram.

"Kesimpulannya, tidak ada harga naik khususnya beras. Dulu alasan harga naik, karena kemarau, karena stok kurang, gudang kurang, tapi sekarang Bulog sudah sewa gudang untuk 500 ribu ton. Ketiga, suplai di pasar Cipinang naik dua kali lipat. Tolong pengusaha beras jangan menaikkan harga," pinta Amran

Ia pun mengklaim, dengan dukungan teknologi yang sedang dibangun, produksi tanam padi bisa ditingkatkan dari 500 ribu hektare menjadi satu juta hektare.

"Cara menaikannya adalah kita bangun embung bersama kemendes sebanyak 30 ribu. Kita bangun irigasi tersier 3,4 juta hektare sudah selesai. Kita bangun sumur dangkal dalam. Kita mengirim pompa ratusan ribu di Indonesia. Sehingga hasilnya bisa kita tanam di musim kemarau. Kita tetap produksi di musim kemarau," imbuhnya.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More