Pembenahan Wisma Atlet Tuntas

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Jumat, 14 Sep 2018, 06:45 WIB Olahraga
Pembenahan Wisma Atlet Tuntas

ANTARA FOTO/INASGOC/Septianda Perdana/

JELANG pelaksanaan Asian Para Games (APG) 2018 yang dibuka pada 6 Oktober mendatang, pembenahan sejumlah fasilitas Wisma Atlet Kema-yoran telah tuntas 100%.    

Pembenahan wisma yang diper­untukkan bagi para atlet dan ofisial dari 42 negara peserta APG 2018 tersebut dilakukan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera).

“Athlete Village Kemayoran sudah siap 100% untuk ajang olah­raga Asian Para Games 2018. Fasilitas untuk para atlet berkebutuhan khusus yang akan berlaga di ajang Asian Para Games 2018 pun telah kami siapkan,” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PU-Pera Khalawi Abdul Hamid dalam pers rilis di Jakarta, Kamis (13/9).

Menurut Khalawi, pembenah-an juga akan dilaksanakan di beberapa titik untuk menyambut kedatangan para atlet berkebutuh­an khusus dari berbagai negara yang akan tinggal di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Ia memaparkan, sejumlah unit kamar dan fasilitas, seperti ramp, lift untuk akses kursi roda, signage dan directory di area publik, railing pada tangga, serta ubin pemandu untuk para atlet berkebutuhan khusus pun telah disiapkan.

Khalawi menambahkan, ada permintaan khusus dari Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 atau Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (Inapgoc) terkait dengan pengadaan kasur khusus untuk para atlet di unit kamar Wisma Atlet.
Namun, lanjut Khalawi, pihaknya menilai kasur-kasur yang ada saat perhelatan ajang Asian Games lalu masih bagus dan bisa dimanfaatkan.

“Saya kira kasur yang ada sudah cukup bagus dan tidak ada komplain dari para atlet yang berlaga di Asian Games lalu,” katanya.

Pembenahan lainnya, imbuh Khalawi, juga akan dilakukan pengecatan dinding di beberapa titik dinding yang mungkin terkelupas dan pengecekan terkait dengan kebutuhan lain dari para atlet.

Pihaknya juga menginginkan agar kenyamanan para atlet Asian Games bisa dirasakan para Atlet Asian Para Games juga. “Saya akan cek terus kesiapan Athlete Village untuk menyambut ajang Asian Para Games ini,” tutur Khalawi.

Berlatih keras
Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta para atlet difabel yang bertanding di Asian Para Games 2018 untuk terus berlatih keras dan fokus sehingga mampu menghasilkan prestasi.

“Janganlah memikirkan bonus karena itu sudah pasti. Yang terpenting bagaimana bisa mengukir prestasi tinggi di Asian Para Games 2018. Jangan sampai kalian terpengaruh dengan kebesaran negara peserta yang akan menjadi pesaing,” kata Menpora di Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.

Menjelang pelaksanaan Asian Para Games 2018 di Jakarta yang berlangsung pada 6-13 Oktober mendatang, para volunter pendamping penyandang disabilitas mendapatkan pelatihan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Sebanyak 330 koordinator volun­ter mengikuti kegiatan yang digelar di Jakarta selama tiga hari, sejak 11-13 September.

Menteri Sosial Agung Gumiwang Kartasasmita mengatakan pihak Kemensos bertugas untuk mengawal dan mendampingi para sukarelawan yang akan berhubungan langsung dengan para atlet dan penonton penyandang disabilitas. (WJ/Ant/R-3))

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More