Suparni Yati Siap Ulang Kesuksesan

Penulis: (Widjajadi/R-3 Pada: Jumat, 14 Sep 2018, 06:30 WIB Olahraga
Suparni Yati Siap Ulang Kesuksesan

MI/WIDJAJADI

POSTUR tubuhnya cukup besar untuk rata-rata ukuran orang Indonesia. Namun, kesan ramah tak pernah hilang dari perempuan satu ini. Ia kerap menyapa dengan senyuman kepada orang yang ditemuinya.  

Namun, saat di lapangan, perempuan berusia 25 tahun yang dikenal pemalu bisa tampil trengginas. Bahkan, dia akan berteriak keras saat melempar peluru.

Perempuan itu ialah Suparni Yati. Dia atlet disabilitas tunagrahita andalan Indonesia untuk nomor tolak peluru pada multiajang Asian Para Games (APG) 2018.

Pada multiajang paralimpiade Asia ketiga yang digelar di Jakarta pada 8-16 Oktober mendatang, Suparni diharapkan bisa menyumbang medali emas untuk kontingen tuan rumah.  

Untuk mewujudkan impiannya merebut medali emas dan bonus Rp1,5 miliar dari pemerintah, Suparni terus digembleng sejak Januari silam. Suparni, lajang asal Pekanbaru, Riau, itu juga terus menempa diri bersama rekan-rekannya untuk menghadapi Asian Para Games 2018 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.

Dari matahari mulai memancarkan sinarnya hingga pukul 09.00 WIB, Suparni sudah berlatih keras dan bermandikan keringat. Setelah itu, ia beristirahat.

Saat jarum jam menunjukkan pukul 15.00 WIB, Suparni dan rekan-rekannya kembali memasuki Stadion Sriwedari. Ia kembali berlatih tolak peluru hingga pukul 17.00 WIB. Rutinitas serupa dilakukan setiap hari kecuali Sabtu sebagai hari liburnya.   
             
“Ini semua demi ‘Merah Putih’. Kami sudah dipercaya dan diberi kehormatan untuk membela bangsa lewat olahraga, semoga bisa memberikan yang terbaik nantinya,” tutur Suparni.

Di Asian Para Games 2018, Suparni akan kembali menjadi tulang punggung Indonesia. Ia ditargetkan bisa merebut medali emas tolak peluru.    

Harapan yang diberikan Suparni tidaklah berlebihan. Pasalnya, ia pernah merebut emas pada ASEAN Para Games 2018 di Malaysia. Dengan lemparan sejauh 11,03, ia pemegang rekor Asia. (Widjajadi/R-3

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More