Volunteer Pendamping Penyandang Disabilitas Dapat Pelatihan

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Kamis, 13 Sep 2018, 13:10 WIB Olahraga
Volunteer Pendamping Penyandang Disabilitas Dapat Pelatihan

ANTARA

MENJELANG pelaksanaan Indonesia Asian Para Games 2018 di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang, para volunteer pendamping penyandang disabilitas mendapat pelatihan dari Kementerian Sosial. 

Sebanyak 330 koordinator volunteer mengikuti kegiatan yang digelar di Jakarta selama tiga hari, sejak 11-13 September 2018.

Menteri Sosial Agung Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Kemnesos bertugas melakukan pengalawan ketat dan pendampingan terhadap para sukarelawan yang akan berhubungan langsung dengan para atlet dan penonton penyandang disabilitas.

"Volunteer pendamping penyandang disabilitas merupakan salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan Indonesia Asian PAra Games 2018. Karena itu, Kemensos akan mengawal ketat dan serius terhadap proses pendampingan yang dilakukan volunteer kepada atlet dan penonton penyandang disabilitas," ujar Agung, Kamis (13/9).

Menteri mengatakan, pendampingan kepada penyandnag disablitas memerlukan keahlian, keterampilan, pengetahuan tentang keterbatasan, dan kebutuhan khusus para penyandang disabilitas. 

Oleh karen aitu, volunteer harus memahami perspektif disablitas termasuk identifikasi hambatan, etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas, serta pemahaman dasar tentang aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

"Pelayanan yang baik, keramahan, kenyamanan, dan keamanan bagi para atlet penyandang disabilitas sangat penting. Apalagi ini merupakan kegiatan di tingkat Asia dimana seluru mata memandang ke Indonesia, dan melihat bagaimana kita memberikan penghormatan yang bermartabat dan kesetaraan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam APG kali ini," lanjutnya.

Agung menambahkan, pengawalan penuh dari Kemensos merupakan upaya untuk mendorong kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah APG yang ramah disabilitas. Hal ini sesuai amanat yang dituangkan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 2 Tahun 2016 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Para Games 201, di mana pada pasal 5 disebutkan Mensos merupakan anggota Panitia Pengarah sekaligus Wakil Ketua I Panpel APG 2018 (Inapgoc).

Menurut AGung, tugas Kemensos adalah memberikan pelatihan kepada koordinator volunteer APG, memfasilitasi penyediaan transportasi yang memenuhi persyaratan aksesibilitas untuk peserta APG.

"Kami juga memiliki tugas untuk melakukan sosialisasi kepada penyandang disabibilitas panti sosial, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), monitoring dan evaluasi pada fasilitas yang digunakan selama penyelenggaraan, memfasilitas penyandnag disabilitas yang akan menyaksikan pertandingan, dan membantu koordinasi Games Legacy Asian Para Games 2018 untuk menjadikan Indonesia negara yang ramah difabel," jelasnya.

"Demi kenyamanan selama penyelenggaraan kegiatan, Kemensos juga menyediakan 6 mobil untuk akses disabilitas," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More