TKN Jokowi-Ma'ruf Bentuk Struktur di Daerah

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 22:45 WIB Politik dan Hukum
TKN Jokowi-Ma

ANTARA FOTO/Christie

TIM Kampanye Nasional pasangan calon Presiden Joko Widodo dan calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin mulai membentuk struktur tim kampanye daerah (TKD). Bahkan, struktur tim pemenangan di Aceh dan Papua sudah hampir rampung.

"Saya rasa, TKD ini sudah hampir siap di seluruh provinsi dan ini jadi bagian konsolidasi kami. Saya juga masih mencoba untuk mengenali tokoh-tokoh yang ada di daerah dan dari partai mana mereka berasal," ujar Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, seusai memimpin rapat TKN di Jakarta, Rabu (12/9).

Meski demikian, Erick belum menjelaskan sejumlah nama tokoh yang akan dimasukkan ke TKD. Selain itu, menurut dia, masih terlalu dini jika para gubernur, bupati, dan wali kota dilibatkan ke TKD.

"Jika visi misi yang kami sampaikan sama dengan mereka, tentunya mereka akan mendukung dengan positif,” imbuh Erick.

Sejumlah kepala daerah yang berasal dari Partai Demokrat beralih mendukung Jokowi-Ma’ruf. Padahal Demokrat merupakan salah satu partai pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Beberapa di antara mereka adalah, Gubernur Papua sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Papua Lukas Enembe, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang yang sudah memutuskan untuk mundur dari Demokrat.

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menampik anggapan bahwa kubu Jokowi-Ma’ruf membajak para kader dan kepala daerah dari partai lain sehingga mereka beralih dukungan.

"Tidak ada yang membajak mereka. Mereka merupakan kepala daerah yang tentunya memiliki sikap dan pandangan politik yang kuat. Tentunya mereka sulit untuk dibajak," tandasnya.

Erick menegaskan Pemilihan Presiden 2019 bukan sebuah pertarungan. Ia Erick berpesan kepada para pengurus TKN Jokowi-Ma'ruf agar mengedepankan kampanye yang bersahabat dan bermartabat.

"Kami konsisten bahwa ketika terjadi pertarungan itu pasti ada yang terluka. Biasanya yang luka itu rakyat. Itu yang kami tidak mau," tandasnya.

Hadir dalam rapat itu para sekjen parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf yang juga menjabat di TKN. Mereka yakni Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Loedwijk F Paulus, Sekjen NasDem Johnny G Platte.

Selain itu, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani, Sekjen Hanura Herry Lontung, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni, Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Verry Surya Hendra Gunawan dan Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More