Prabowo-BY Bahas Strategi Pemenangan dan Kondisi Ekonomi Bangsa

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 21:45 WIB Politik dan Hukum
Prabowo-BY Bahas Strategi Pemenangan dan Kondisi Ekonomi Bangsa

MI/ARYA MANGGALA

PERTEMUAN yang berlangsung antara Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan calon Presiden- Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kediaman SBY, di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9) malam, membahas banyak hal, utamanya strategi pemenangan dan kondisi ekonomi bangsa.

"Banyak hal yang kami bahas, terutama soal penyusunan tim pemenangan, strategi, narasi-narasi kampanye yang akan kami lakukan dan lebih penting lagi adalah soal kondisi ekonomi bngsa hari ini yang kita semua tahu bagaimana rakyat merasakan hidup yang makin susah, ikan asin naik, tempe naik, hal-hal kebutuhan pokok msyarakat, ini yang harus kita respons," kata Prabowo seusai pertemuan.

Bersama Demokrat, kata Ketua Umum Gerindra itu, Prabowo-Sandi akan membentuk tim ekonomi yang kuat sehingga mampu memberi masukan terkait ekonomi bangsa.

"Saya ajak orang-orang hebat demokrat untuk bergabung untuk pikirkan bersama ekonomi kita saat ini. Kita butuh pakar-pakar orang terhebat kita agar merespons ini semua dengn baik," jelas Prabowo.

Aspek ekonomi, kata dia, sangat penting karena masalah yang banyak muncul belakangan ini karena imbas dari kondisi ekonomi yang memperihatinkan di tengah kondisi pelemahan rupiah.

"Artinya kita tidak main main dengan ekonomi kita," tegasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More