Paket Hemat Narkoba Dibongkar

Penulis: (AD/EM/HK/J-3) Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 23:15 WIB Nusantara
Paket Hemat Narkoba Dibongkar

ANTARA FOTO//Novrian Arbi

ADA saja modus bandar narkoba memasarkan barang laknatnya. Kali ini, pelakunya YG pensiunan PNS, warga Jalan Tentara Pelajar Gang H. Idi, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jabar. Rumahnya yang dijadikan tempat jual-beli motor bekas dan kemiri teryata dijadikan tempat konsumsi narkoba jenis sabu.

“BNN Kota Tasikmalaya menggerebek salah satu rumah yang dimiliki oleh YG. Setiap malam rumah di sana sering menjadi tempat aktivitas yang mencurigan. Di sana kami amankan pemakai dan penjual yang sedang menghisap sabu,” kata Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman, Rabu (12/9).

Tuteng mengatakan pelaku telah menjalankan bisnis haram sejak 2017. Berkedok penjualan kendaraan bermotor sampai muncang (kemiri). Ternyata pengunjung yang datang tiap malam ke tempat itu mengonsumsi narkoba. “Pelaku menyediakan lantai atas rumahnya untuk menyabu. Mereka yang ingin menyabu disiapkan alat dan narkobanya. Untuk menghisap 5 kali, bayar Rp100 ribu,” ujarnya.

Dalam penggerebegan itu diamankan empat orang, yakni YG, RZ, YD, dan EB. Barang bukti satu paket sabu 2,51 gram, satu paket sabu sisa 0,39 gram, satu paket ganja kering 2,25 gram, uang Rp23 juta, timbangan, 10 HP, 2 bong, 10 cangklong, bukti setoran bank, 20 korek api gas, 6 obor api, 10 selang, 15 buah sedotan putih dan kertas foil. Dari pengakuan YG, sabu yang didapatnya diperoleh dari narapidana di LP Jelepong, Bandung berinisal ES.

Dalam kesempatan terpisah, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menggulung tiga anggota sindikat penyelundupan narkoba jenis sabu jaringan Malaysia-Bandung.­ Dari tangan ketiga tersangka, didapat 10,479 kg sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Enggar Pareanom mengatakan pengungkapkan kasus penyelundupan dan peredaran narkoba jaringan internasional yang dikendalikan napi LP Kelas II A Subang, Edi Junaedi alias Edo, 30. Dari kerja sama dengan Kepala LP Subang Kadiyono, Patroli Jalan Raya (PJR) Mabes Polri, dan PJR Polda Jabar. Petugas, kata Enggar, mengejar dua tersangka, Isep Sumarna alias Kasep alias Kuman, 28, dan Yana Karyana alias Ned, 29, sampai ke Tol Kmr 59 Karawang Timur pada Rabu 5/9 2018 sekitar pukul 22.00 WIB.

“Hasil kerja sama itu, kami meringkus tiga tersangka dan barang bukti sabu yang dikemas dalam bungkus teh hijau seberat 10,479 kg,” kata Enggar, kemarin. Berkat pengungkapan ini, 52.395 jiwa diselamatkan. Hitungannya, berat 1 gram diasumsikan digunakan oleh lima orang.

Di taman Masjid Agung Batam atau dulunya Masjid Raya Batam Center, petugas Polresta Barelang mengamankan seorang terduga pengedar narkotika. Kasatres Narkoba Polresta Barelang AK Abdul Rahman mengatakan, dalam kasus ini pihaknya mengamankan seorang pria berinisial, 32. Selain itu, juga disita satu paket narkoba jenis sabu seberat 96,60 gram. (AD/EM/HK/J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More