Ari Ashkara Targetkan Kerugian Garuda di Bawah US$100 Juta

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 20:15 WIB Ekonomi
Ari Ashkara Targetkan Kerugian Garuda di Bawah US$100 Juta

ANTARA FOTO/Moch Asim

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab dengan Ari Askhara resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia menargetkan kerugian bisa turun di bawah US$100 juta pada akhir 2018. Itu dengan menutup celah kebocoran biaya operasional, mengoptimalkan rute favorit, membuka rute bernilai ekonomi baik dan meningkatkan kinerja pegawai.

"Kami bertekat untuk mengurangi lost hingga akhir tahun 2018. Ini targetnya tidak bisa spesifik tapi targetnya dibawa US$100 juta," tegas Ari usai ditujuk sebagai dirut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di kantor Garuda, Tangerang, Banten, Rabu (12/9).

Menurut dia, target tersebut sangat realistis untuk tercapai. Langkahnya yakni dengan bekerja keras melibatkan semua pegawai, regulator, dan evaluasi dari capaian manajemen lama.

"Fokus kami kepada satu trasformasi human capital karena yang paling penting dari servis jasa adalah bagaimana kita membuat para pegawai happy tanpa menaikan remunerasi sehingga nantinya membuat pelayanan meningkat kepada penumpang," jelasnya.

Menurut dia, manajemen baru Garuda di bawah kendalinua akan meningkatkan kadar kebahagiaan seluruh karyawan. Rinciannya sesuai hasil diskusi bersama asosiasi pegawai Garuda yakni Skarga dan APG.

"Kalau mengikuti saya di Pelindo III akan kita terapkan beberapa di Garuda. Yang satu pasti mengenai perhatian dan beberapa fasilitas bukan fasilitas dalam arti yang merugikan, tapi lebih kepada kepastian untuk bekerja dan karier di Garuda," ungkapnya.

Langkah kedua, kata dia, meningkatkan revenue dengan membuat chanel baru di beberapa titik sumber turis mancanegara perubahan baru seperti Tiongkok dan Jepang. Kemudian mengoptimalkan rute lama khususnya domestik yang menjadi sumber pendapatan utama Garuda ketimbang internasional.

"Kita juga akan mendapatkan 1 slot di Halim Perdanakusumah dan itu akan kita optimalkan," tegasnya.

Tidah hanya itu, Ari juga mengatakan renegosiasi sewa pesawat masuk dalam upaya menekan biaya operasional dan menutup inefisiensi.

"Iya sewa pesawat pasti akan negosiasi dengan pihak pemberi sewa. Pasti kita akan merenegoisasi khususnya untuk existing flight narrow body dan wide body untuk memperpanjang masa sewa. Jadi cost per month-nya akan turun sewa 10-20%," jelasnya.

Langkah selanjutnya, sambung dia, redivine cost strukture. Pasalnya pelanggann Garuda cukup tersegmentasi sehingga harus mengubah serta memperbaiki biaya operasional.

"Dengan begitu bisa menekan cost structure di tengah kondisi rupiah dan minyak yang terus naik. Intinya formasi baru ini sudah mendapatkan persetujuan pemegang saham atas dukungan pemegang saham kami manajemen baru mengucapkan terima kasih kepada manajemen lama," pungkasnya. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More