Aditya Ahmad Film Kado Raih Kemenangan

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Kamis, 13 Sep 2018, 00:45 WIB Hiburan
Aditya Ahmad Film Kado Raih Kemenangan

DOK BERLINALE

SUTRADARA Aditya Ahmad, 29, kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Setelah pada 2014 mendapat pujian atas filmnya yang berjudul Sepatu Baru, Aditya kali ini memboyong penghargaan film pendek terbaik dalam kompetisi Orizzonti, 75th Venice International Film Festival, di Italia atas film yang berjudul Kado.

Orizzonti ialah sesi kompetisi yang didedikasikan bagi film-film yang mewakili tren estetika dan ekspresi baru dalam perfilman. Sesi itu dibuat dan menjadi agenda tahunan festival sejak gelaran ke-67 pada 2010.

Kado, film produksi Miles Films, mampu mengalahkan 12 finalis film pendek lainnya. Sang sutradara, Aditya Ahmad, bahagia bukan kepalang saat pengumuman bahwa karyanya menjadi pemenang dalam ajang bergengsi tersebut. "Saya sungguh tidak menyangka. Selain berhasil memenangi penghargaan bergengsi ini, saya juga mendapat kesempatan berada dalam satu ruangan dan berkenalan dengan sutradara ternama dunia. Mereka begitu ramah dan memberikan ucapan selamat kepada saya," ungkap Aditya.

Festival Film Venesia Ke-75 digelar di Pulau Lido, Italia, sejak 29 Agustus dan ditutup pada 8 September 2018. Dalam pidato kemenangan di Italia, seperti disiarkan ulang oleh kanal Youtube BiennaleChannel, Adit menyebut bahwa dia belajar banyak hal lewat film ini.
"Saya belajar banyak dari proses pembuatan film ini. Apa yang aku pelajari, kita semua sebagai manusia adalah hadiah dari Tuhan bagi semua orang di sekitar kita," ujar Adit.

Kado ialah film pendek pertama Adit setelah lulus dari Institut Kesenian Makassar. Sepatu Baru, film sebelumnya yang meraih penghargaan di Festival Film Berlin dan Singapura, dibuat sebagai tugas akhir di institut tersebut. Dua tahun lalu, dia bergabung ke tim produksi Miles sebagai asisten sutradara dua untuk film Athirah dan Ada Apa dengan Cinta? 2.

Dia mengakui peran produser Mira Lesmana dan Riri Riza dalam mewujudkan film Kado, bahkan sejak sebelum ide ceritanya lahir. Kedua rekan produser dan sutradara itu membuat Adit mampu menumpahkan ide-ide di tengah kejenuhannya menghadapi rutinitas sehari-hari. "Tahun 2016 saya sempat merasakan jenuh sekali dalam hidup. Mira Lesmana dan Riri Riza lalu mengingatkan, justru masa-masa penuh keresahan seperti inilah waktu terbaik untuk membuat film," katanya.

Kesempatan terbaik
Selain meraih kemenangan, dalam acara tersebut pria yang juga asisten dari sutradara ternama Riri Riza itu berkesempatan untuk bertemu dan berbagi pengalaman dengan sutradara ternama dunia Alfonso Cuarón yang juga sutradara terbaik Oscar 2014 untuk film Gravity dan pemenang Golden Lion untuk film terbarunya, Roma, di Venesia, serta sutradara Guillermo del Toro.

Adit bercerita film Kado yang memiliki judul bahasa Inggris A Gift itu terinspirasi dari kisah temannya yang juga ikut terlibat dalam film Sepatu Baru, Isfira Febiana (Isfi). Film berdurasi 15 menit itu berkisah tentang Isfi yang semasa remaja nyaman memakai celana di antara teman-temannya yang sebagian besar ialah pria, tetapi harus memakai hijab dan rok panjang supaya bisa diterima di rumah temannya, Nita. Dua hari sebelum ulang tahun Nita, Isfi ingin menyiapkan kado terbaik di kamar Nita.

Kisah ini didapat setelah Adit bertemu dengan Isfi. Isfi diketahui sedang resah menghadapi konflik perbedaan dan pencarian identitas diri.

"Saya bisa merasakan betul keresahan Isfi yang selalu merasa beda, atau dibedakan di lingkungannya. Saya ingin bercerita tentang pergulatan remaja seperti Isfi dalam menemukan identitasnya," terangnya. (H-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More