Bekerja 24 Tahun di Arab Saudi, Supiyah Pulang Ke Indonesia Karena Idap Kanker

Penulis: Tesa Oktiana Surbakti Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 18:56 WIB Internasional
Bekerja 24 Tahun di Arab Saudi, Supiyah Pulang Ke Indonesia Karena Idap Kanker

Ist

SUPIYAH Taslim Ahmad, pekerja migran Indonesia (PMI), yang telah bekerja selama 24 tahun di Arab Saudi harus kembali ke Tanah Air. Pasalnya, perempuan asal Grobogan, Jawa Tengah, itu diketahui mengidap kanker payudara dalam dua tahun terakhir.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah pun membantu kepulangan Supiyah. Kepada Tim Perlindungan KJRI, Supiyah mengaku beberapa kali menjalani perawatan di RSU King Fahd, Jizan, dengan biaya ditanggung sang majikan. Akan tetapi, kondisinya tak kunjung membaik.

"Pertengahan Agustus, dia mengeluh sakit di dada. Katanya ada benjolan. Akhirnya dibawa majikan ke rumah sakit, dan diambil tindakan operasi untuk mengangkat kankernya," ujar Pelaksana Fungsi Konsuler (PFK)-1 yang merangkap Koordinator Pelayanan dan Pelindungan Warga (KPW), Safaat Ghofur, melalui keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Rabu (12/9).

Safaat menambahkan, pascaoperasi Supiyah seharusnya menjalani tindakan medis lanjutan berupa kemoterapi, sehingga ikhtiar pengobatannya berjalan tuntas. Namun, Supiyah lebih memilih meninggalkan rumah sakit dan meminta agar segera dipulangkan dan berobat di Tanah Air.

Selama bekerja, tutur Supiyah, dirinya diperlakukan baik oleh keluarga majikan dan sudah dianggap layaknya keluarga sendiri. Suasana itu juga dirasakan Tim Perlindungan saat mengunjungi Supiyah di rumah majikan yang berada di Provinsi Jizan, 700 kilometer dari KJRI. Tim diterima dengan hangat oleh pihak keluarga majikan, diwakili sang anak yang berprofesi sebagai tentara menggantikan ayahnya yang telah meninggal.

"Sebenarnya dulu majikan Supiyah sudah beberapa kali menyarankan supaya dia pulang saja dan berobat didampingi keluarga. Namun, dia memilih berobat di sini saja (Jizan). Majikan dia cukup baik," terang PFK-2 yang merangkap Kepala Kanselerai KJRI Jeddah, Rahmat Aming.

Pada tanggal 8-9 September 2018, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, kembali mengutus Tim Perlindungan untuk mengecek kondisi Supiyah guna memastikan kesiapan dirinya pulang ke Tanah Air sekaligus meyelesaikan perlengkapan perjalanan yang diperlukan, antara lain exit permit, medical information (medif) dan obat-obatan dari rumah sakit.

Konjen Hery dalam setiap kesempatan juga mengimbau warga agar memanfaatkan cuti yang diberikan majikan untuk pulang menjenguk keluarga di kampung halaman.

"Jangan hanya karena merasa betah, senang, merasa tercukupi, terus lupa keluarga di kampung. Jangan menunggu tua dan sakit-sakitan, baru minta pulang. Ingat, bagaimanapun senangnya hidup di negeri orang, masih lebih senang hidup di negeri sendiri bersama keluarga," tegas Konjen.

Karena kondisinya yang masih lemah, Supiyah dipulangkan dengan menggunakan kursi roda, didampingi oleh seorang staf dari KJRI Jeddah.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More