Para Renang Bidik Prestasi Lebih di APG 2018

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 18:37 WIB Olahraga
Para Renang Bidik Prestasi Lebih di APG 2018

MI/Rommy Pujianto

TIM para renang Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang perhelatan Asian Para Games 2018 yang mulai bergulir pada 6 Oktober mendatang. Sebanyak 28 atlet terdiri dari 18 putra dan 10 putri sudah siap bertanding demi meraih prestasi tertinggi di kancah olahraga difabel Asia tersebut.

Para renang akan dipertandingkan di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Jakarta pada 7-12 Oktober mendatang. Pelatih para renang nasional, Dimin, mengatakan timnya menargetkan hasil lebih baik dibandingkan pencapaian mereka di Asian Para Games Incheon empat tahun silam.

Kalau itu, para renang menyumbangkan tiga emas dari total sembilan emas yang diraih kontingen Merah Putih. Emas tersebut dipersembahkan oleh Mulyana dari kelas S4 nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya bebas, sementara satu emas disumbangkan Marinus Melianus Yowei dari kelas SB13 nomor 100 meter gaya dada putra.

Sayangnya, kali ini dua atlet tersebut tak lagi menjadi andalan Merah Putih. Menurut Dimin, Mulyana sudah tak lagi bergabung dengan pelatnas sejak Asean Para Games Singapura 2015 silam, sementara Marinus yang masih membela Merah Putih memiliki peluang tipis dengan ketatnya persaingan.

"Berdasarkan hasil di Paralimpik 2016 Brasil dan juga Kejuaraan Dunia 2017 di Meksiko peluang Marinus memang tipis, perunggu saja dia sudah bagus. Pesaingnya dari Asia sudah sangat berat, yakni dari Kazakstan dan Uzbekistan sehingga untuk kali ini bukan dia yang kami andalkan," ujar Dimin saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (12/9).

Dari 135 nomor yang akan dipertandingkan di Asian Para Games 2018, Indonesia akan mengikuti 80 nomor. Dimin berharap peluang emas setidaknya dapat diraih oleh perenang putra Jendy Pangabean (kategori S9), Laura Dinda (S5), Nuraima (S8), dan Suci Indriyani (S14).

"Kita sudah uji coba dua kali di Jerman pada Juni lalu dengan mengikuti Kejuaraan Dunia Para Renang dan juga Jerman Terbuka 2018. Kami berhasil meraih 3 emas, 6 perak dan 8 perunggu, 2 emas didapat dari Laura sementara 1 lagi dari Suci tetapi saya lupa nomornya. Yang pasti mereka menjadi andalan kami," tandas Dimin.

Sebelum menghadapi pertandingan, para atlet APG akan melewat uji klasifikasi terlebih dahulu yang berlangsung pada 2-5 Oktober mendatang. Dimin pun berharap syarat lolos klasifikasi takkan berbeda dibandingkan dengan di Incheon.

Sementara itu, tim para renang berencana tiba di Jakarta akhir September nanti. Mereka berniat untuk uji coba venue terlebih dahulu untuk beradaptasi.

"Untuk wisma atlet memang baru boleh dihuni sejak 1 Oktober. Semoga saja kami bisa tinggal empat hari lebih awal untuk uji coba kolam, kami sebelumnya sudah pernah pengenalan dengan kolam pada test event Juli lalu tetapi pasti perlu uji coba lagi. Nah ini yang masih dibicarakan," tambahnya.

Persiapan Sudah 95%

Sementara itu, persiapan tim para renang menghadapi APG 2018 diakui Dimin tak menghadapi kendala berarti. Mereka sudah siap tempur dengan periodisasi latihan yang sudah mencapai 95%.

"Jadi, ini kan sudah periodisasi pertandingan utama dan kita sudah kurangi latihannya dari sembilan menjadi hanya enam kali. Kami maintain mereka supaya tidak cedera. Tapi, peningkatan kecepatannya ditambah supaya mereka bisa mencapai best time masing-masing," pungkasnya.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More