Pemain Muda Diharapkan Tunjukkan Prestasi di Indonesia Masters

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 18:30 WIB Olahraga
Pemain Muda Diharapkan Tunjukkan Prestasi di Indonesia Masters

MI/Nurul Fadillah

KEPALA Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengimbau para atlet muda untuk mulai unjuk gigi. Hal ini diutarakan Susy jelang penyelenggaraan Bangka Belitung Indonesia Masters 2018 yang akan berlangsung di GOR Sahabudin Pangkalpinang, 18-23 September 2018 mendatang.

Indonesia menurunkan sebagian besar pemain-pemain muda pelatnas untuk berburu poin di kejuaraan berhadiah total US$75 ribu. Namun, diharapkan Susy, para pebulu tangkis pelatnas untuk bisa mendapat hasil terbaik berupa gelar juara.

"Indonesia Masters ini adalah kesempatan buat yang muda. Bukan cuma untuk menaikkan poin ranking dan dapat pengalaman saja. Tapi saya berharap mereka menunjukkan prestasi juga. Karena ini menjadi salah satu penilaian untuk promosi dan degradasi, apalagi hampir semua atlet Indonesia akan tampil di kejuaraan ini," ucap Susy, Rabu (12/9).
 
Sejumlah pemain pelatnas utama disebutkan Susi seperti Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik, dan Fitriani juga akan ambil bagian di turnamen ini. Susy menolak jika diturunkannya mereka di kejuaraan ini disebut sebagai bentuk hukuman karena mereka belum berhasil mendapat hasil maksimal di level yang lebih tinggi.

"Saya tidak mau mengatakan ini hukuman, tapi ya ini hukum alam. Dalam penilaian, hal-hal seperti ini memang harus terjadi. Kalau kita tidak bisa bersaing di atas, ya harus mencoba di level bawah untuk menunjukkan, ini jadi tantangan buat mereka, mau ke level yang mana?" jelas Susy.

"Kami mencoba lagi, bagaimana mematangkan mereka, bukan turun kelas. Bersaing di kelas yang di bawahnya, kami harapkan mereka mampu berprestasi. Dari sini lah rasa percaya diri mereka bisa naik lagi. Jangan jadi tekanan atau beban, ini kesempatan, untuk mencicipi gelar juara dulu," ungkap Susy.

"Kami sebagai pembina ingin kepercayaan diri mereka naik dan bisa kembali lagi ke level atas. Memang ini jadi ajang penilaian juga. Kami kan kasih reward kalau juara, pasti atlet harus ada juga tanggung jawab juga untuk penilaian," tambahnya.

Meskipun dibanjiri peserta dari negeri sendiri, Bangka Belitung Indonesia Masters 2018 juga akan didatangi pemain-pemain top seperti
juara dunia 2014, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol (Korea Selatan), Minatsu Mitani (Jepang), belum lagi serbuan ganda putri Jepang.
Persaingan menuju podium juara bakal sengit dan tak akan mudah bagi para wakil tuan rumah. Akan tetapi, pemain Indonesia biasanya punya kekuatan lebih jika bertanding di kandang sendiri. Pasalnya mereka pasti ingin memberikan yang terbaik di hadapan pecinta bulu tangkis Tanah Air, ditambah dukungan suporter setia yang terus membakar semangat.

"Targetnya tanding di depan publik sendiri, saya harap para pemain mampu kasih yang terbaik. Ini satu kesempatan, tampil di negara sendiri, ada motivasi dan semangat yang lebih, ditambah suasana mendukung untuk berprestasi. Ini saatnya atlet muda kita naik tingkat, untuk mempercepat regenerasi mereka ke kelas berikutnya. Saya berharap dua gelar dari turnamen ini, paling tidak ya maunya ada juara," sebut Susy.

Susy juga optimistis akan progres pemain-pemain junior yang telah ambil bagian di turnamen senior seperti pasangan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti misalnya. Susy menilai mereka pelan-pelan mulai bisa bersaing, ia berharap para pemain junior bisa lebih matang untuk segera melanjutkan tongkat estafet dari seniornya.

"Pasangan junior memang targetnya belum di level senior, minimal bisa masuk perempat final atau semifinal, karena secara ranking masih di junior. Target utama mereka masih di kejuaraan dunia junior. Tapi sekali lagi, ini adalah kesempatan, harus bisa mereka manfaatkan sebaik mungkin," pungkas Susy. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More