Tok! Bonus Atlet DKI Peraih Medali Asian Games 2018 Naik

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 18:24 WIB Megapolitan
Tok! Bonus Atlet DKI Peraih Medali Asian Games 2018 Naik

Ilustrasi

DPRD DKI Jakarta mengetuk palu besaran bonus atlet DKI peraih medali emas pada Asian Games 2018 menjadi Rp750 juta. Hal ini ditegaskan Ketua Badan Anggaran (Banggar) Prasetio Edi Marsudi dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Ratiyono dalam Rapat Banggar lanjutan hari ini, Rabu (12/9).

"Jadi tadi sudah dibahas, untuk atlet DKI peraih emas mendapat bonus sebesar Rp750 juta. Ini sudah clear demikian juga peraih perak dan perunggu ada penyesuaian. Pajak dibayarkan Pemda," kata Ratiyono pada Rapat Banggar KUPA-PPAS di DPRD bersama Komisi E, Rabu (12/9).

Dalam rapat, Prasetio Edi Marsudi meminta Ratiyono menegaskan soal bonus atlet. Pasalnya, nasib bonus atlet DKI sempat simpang siur di berbagai media. Pada rapat sebelumnya pun Disorda sempat tidak jadi mengusulkan kenaikan bonus atlet DKI lantaran berbagai pertimbangan.

Hari ini, Disorda mengusulkan Rp750 juta atas dorongan sejumlah anggota Banggar. Kemudian, kenaikan itu pun disepakati.

"Emang kemarin belum diputuskan, kalian saja yang buru-buru. Jadi setelah dengan Banggar diputuskan untuk peraih medali emas menjadi Rp750 juta. Ini kabar gembira," lanjutnya.

Peraih medali emas akan mendapatkan Rp 750 juta dari sebelumnya Rp300 juta, peraih medali perak mendapat Rp500 juta dari sebelumnya Rp150 juta, dan peraih medali perunggu mendapat Rp250 juta dari sebelumnya Rp90 juta. Ratiyono berharap setelah bonus dinaikan, para atlet akan lebih semangat berlatih. Prestasi tidak hanya Asian Games, diharapkan bisa sampai Olimpiade.

Pemprov DKI juga akan segera merevisi Keputusan Gubernur Nomor 1203 Tahun 2018 yang mengatur besaran bonus untuk atlet Asian Games.

"Catatan, di kepgubnya masih menyebutkan emas Rp300 juta. Maka konsekuensinya Kepgub akan direvisi supaya dalam waktu tidak lama akan dicairkan," ujar Ratiyono.

Total ada 48 atlet yang akan mendapat bonus dari pertandingan Asian Games kemarin. Riciannya, 11 atlet peraih emas dari individu, peregu dan ganda, 13 atlet penerima perak, dan 22 atlet peraih perunggu.

"Pelatihnya juga cukup banyak dan ada hitungannya juga. Terus yang tidak dapat medali pun ada uang saku Rp10 juta per atlet, per pelatih," ungkap Ratiyono.

Ia meyakinkan kepada para atlet untuk tetap berada di DKI, tidak pindah keluar DKI. Kesempatan berkarir di Jakarta pun lebih besar ketimbang di luar Jakarta.

"Tidak usah pergi ke tempat lain. Kesempatan di Jakarta lebih besar peluangnya. Tanpa mengecilkan peran daerah, sebaiknya yang sudah di Jakarta tetap dilatih di Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Banggar Mohamad Taufik mengatakan ada sejumlah atlet DKI yang berpindah ke kota luar Jakarta akibat minimnya apresiasi dari Jakarta.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More