Diduga Bermain Korek Api, Tiga Balita di Bogor Terjebak Kebakaran

Penulis: Dede Susianti Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 18:20 WIB Megapolitan
Diduga Bermain Korek Api, Tiga Balita di Bogor Terjebak Kebakaran

Ilustrasi--thinkstock

KEBAKARAN maut terjadi di Kampung Cibeureum, RT 02/01, Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/9).

Diduga akibat ulah sendiri bermain api di dalam kamar, tiga anak berusia di bawah lima tahun (balita) tewas terbakar. Korban diketahui bernama Lintang bin Alam berusia 3 tahun 5 bulan, Putri binti Ajat berusia 2 tahun 5 bulan, dan Rani binti Mumuh yang berusia 3 tahun.

Menurut keterangan saksi Usup, 60, dan Maman, 57, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB.

Menurut Yusup, yang mengaku baru saja pulang dari masjid, dirinya melihat kepulan asap dan kobaran api di rumah milik tetangganya Enjun Junaidi. Enjun sendiri saat kejadian tengah berada di masjid.

Ia menuturkan, asap mengepul dan kobaran semakin membesar. Dia pun meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga mencoba memadamkan api dengan air hanya menggunakan ember.

Setelah api mulai mereda kemudian warga yang membantu memadamkan, mencoba menolong korban.

Korban diamankan oleh saksi Maman di dalam kamar. Satu korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan dua lainnya berada di pojok kamar.

Kemudian korban dikeluarkan dan di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. Saat ditemukan kondisi mereka sudah tidak bernyawa.

"Korban saudaraan semua. Lintang anaknya Via, keponakan pemilik rumah atau Enjun, Rani anaknya Ebah dan Putri anaknya Ibu Omat yang juga neneknya Lintang," kata Yusup.

Penyebab awal kejadian kebakaran diduga karena korban bermain korek api di kamar dan tidak ada pengawasan dari orangtua sehingga terjadi kebakaran.

Korek yang sudah menyala terjatuh ke kasur di kamar tempat para korban bermain.

"Mungkin anak-anak main korek api di kasur di lantai atas. Apinya jatuh ke kasur karena springbed hangus semua," kata Yusup.

Saksi lainnya, Burhan, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Cisarua yang sedang bertugas mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga.

"Katanya anak-anak itu lagi main di kamar. Makanya sekarang dugaan asal apinya masih ditelusuri. Korban seluruhnya ada lima. Tiga meninggal dan dua orang luka. Sekarang situasi lokasi sudah kondusif," katanya.

Sementara kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Termasuj mencari penyebab kebakaran.

"Kejadian kebakaran di Wilayah Cisarua benar terjadi, namun penyebabnya masih dalam penyelidikan," kata Kabag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena.

Sementara itu, untuk pemadaman, tim dari Dinas Pemadaman Kebakaran Unit Ciawi mengerahkan dua unit mobil pemadam. Dan api sudah bisa ditangani dalam satu jam lebih atau sekitar pukul 14.30 WIB. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More