Ari Askhara Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 17:55 WIB Ekonomi
Ari Askhara Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia

ANTARA

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab dengan Ari Askhara resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggantikan Pahala N Mansury.

Askhara ditunjuk menjadi Dirut tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Kantor Garuda, Tangerang, Banten, Rabu (12/9).

Sebelumnya, Askhara menjabat sebagai Direktur Utama PT Pelindo III (Persero) dan pernah menduduki kursi direktur di maskapai pelat merah tersebut sebagai Direktur Keuangan dan Risiko saat era Direktur Utama Arif Wibowo.

Askhara tercatat pernah mengisi jajaran direksi di sejumlah perusahaan sejak 2013 hingga 2018, yaitu Head of Natural Resources ANZ, kemudian sebagai Direktur Keuangan PT Pelindo III, kemudian Direktur Keuangan dan Risiko Garuda, lalu Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia PT Wijaya Karya Tbk dan terakhir pada 2018 sebagai Dirut PT Pelindo III.

Jajaran direktur lainnya, yaitu Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha M Iqbal, Direktur Operasi Bambang Adi Surya, Direktur Keuangan dan Manajeman Risiko Fuad Rizal, Direktur SDM Heri Akhyat, Direktur Teknik I Wayan Susena dan Direktur Layanan Nicodemus P Lampe.

Sementara itu, untuk komisaris utama atau independen Agus Santoso, Komisaris Independen Ismerda Lebang, Komisaris Independen Herbert TP Siahaan, Komisaris Muzaffar Ismail, Komisaris Chairul Tanjung, dan Komisaris Luky Alfirman. (Ant/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More