Kirab Obor Asian Paragames 2018 Keliling Makassar

Penulis: Lina Herlina Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 17:50 WIB Nusantara
Kirab Obor Asian Paragames 2018 Keliling Makassar

MI/Lina Herlina

KIRAB api obor Asian Paragames 2018, Rabu (12/9), tiba lapangan Karebosi Makassar dan disambut sejumlah jajaran intitusi dan instansi dalam lingkup Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan, Makassar merupakan kota pertama kirab api obor ini dilaksanakan, setelah api obor pertama kalinya dinyalakan di Ternate.

"Kita menjadi saksi dan pelaku sejarah. Ini menjadi kesan yang sangat luar biasa. Kita memilih Makassar yang merupakan pusatnya perjuangan dan barometer perjuangan Indonesia Timur," kata Oktohari.

Kiran obor dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, lalu diarak di sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar, dan berakhir di Lapangan Karebosi Makassar. Lalu keesokan harinya dibawa ke Bali.

Kirab obor api ini diharapkan, dapat menggelorakan semangat peduli disabilitas di seluruh Indonesia Timur sekaligus menjadi pembangkit motivasi para atlet yang mewakili Indonesia dalam berlaga.

Kirab api obor pertama kalinya diserahkan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ke atlet pembawa kirab. Mereka adalah, Bahar Rahman, peraih medali emas cabang atletit ASEAN Para Games Vietnam 2005. Rahman didampingi Suwarni, peraih tiga emas cabang atletik Porcanas Kalimantan Timur 2008, dan Saldi, peraih emas cabang bulutangkis Peparnas Riau 2012.  

Dari atlet, obor kemudian diserahkan ke Kepala Polri, Jendral Tito Karnavian. Tito secara estavet, kemudian menyerahkan obor ke atlet sebelum akhirnya diberikan ke Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan diteruskan ke Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Wali Kota, menyerahkan obor ke Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono dan dilanjutkan ke Kasdam Kodam XIV Hasanuddin Makassar, Brigjen Budi Sulistyo dan dilanjutkan ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulselbar Tarmizi.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menegaskan, pelaksanaan Asian Para Games III di Indonesia merupakan sesuatu yang sangat istimewa.

"Sejarah baru bagi Indonesia yang telah mempersembahkan nama besar, bukan hanya sebagai penyelenggara Asian Games yang baru lalu, tapi kita mampu berada diurutan keempat. Kita sudah menjadi sebuah negara yang cukup diperhitungkan dalam bidang olah raga," terang Nurdin.

Khusus pada penyelenggaraan Asian Para Games ini, atlet diharapkan bisa mempersembahkan yang terbaik dalam mengharumkan nama Indonesia.

"Dan kita berharap mudah-mudahan dengan dimulainya dari Makassar ini ini juga menjadi spirit kesetaraan bagi kita semua masyarakat Sulsel dan juga saya. Spirit Asian Para Games ini bisa juga terwujud di Sulsel. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas ditunjuknya Makassar sebagai start awal untuk membawa api obor ini keliling Indonesia," terang Nurdin. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More