Sumbar Promosi Wisata di Malaysia

Penulis: Yose Hendra Pada: Rabu, 12 Sep 2018, 15:45 WIB Nusantara
Sumbar Promosi Wisata di Malaysia

ANTARA

SUMATRA Barat (Sumbar) mempromosikan destinasi keindahan pariwisata dan produk ekonomi kreatif di iven Malaysian Association Tour and Travel Agent (MATTA) Fair Kuala Lumpur II tahun 2018, Malaysia, sejak Jumat lalu.

Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit mengatakan, keikutsertaan Sumbar dalam rangka mempromosikan destinasi dan juga produk ekonomi kreatif seperti keelokan tari-tarian, kenikmatan kopi dan coklat, serta food tasting kelezatan randang dan keripik singkong balado, sebagai kuliner Sumatra Barat.

Lebih lanjut Nasrul Abit menyampaikan, kegiatan promosi seperti perlu dilakukan terus menerus dalam rangka mengaet para wisatawan mancanegara untuk mengunjungi keindahan alam, keelokan budaya dan kelezatan kuliner ranah minang yang ada diberbagai daerah kabupaten/kota di Sumatra Barat.

Menurutnya, data statistik kunjungan wisatawan asing ke Sumbar pada Januari 2018 memberikan kontribusi sebesar 0,31% terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 1.039.639 orang.

"Kunjungan masih didominasi oleh wisatawan asal Malaysia sebanyak 2.904 orang, Australia 85 orang, dan Prancis 33 orang," ujar Nasrul, Rabu (12/9).

Kemudian, Jepang 30 orang, Inggris 22 orang, Jerman 20 orang, Tiongkok 18 orang, Amerika Serikat 11 orang, Thailand 10 orang, Filipina 12 orang dan negara lainnya 105 orang.

"Tentu ini menjadi hal penting bagi kita bagaimana kunjungan ini terus meningkat. Iven ini merupakan salah upaya promosi pariwisata juga menjaga hubungan silaturrahmi antar negara tetangga yang saling berdekat dalam budaya dan tradisi," ungkap Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga mengatakan, multi efek pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu potensi yang mampu memajukan perekonomian masyarakat Sumatra Barat.

Menurutnya, kekayaan dan keindahan alam, keelokan budaya dan kelezatan kuliner Sumatra Barat merupakan anugerah Tuhan yang mesti disyukuri untuk jadikan momen mamajukan pembangunan Sumatra Barat untuk kesejahteraan masyarakat.

"Karena itu pengembangan pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan di Sumatra Barat. Untuk itu diimbau pemerintah kabupaten /kota dan masyarakat pelaku wisata di Sumbar agar tetap memperhatikan potensi wisata masing-masing dengan menjaga keamanan, kenyaman bagi kunjungan para wisatawan," harapnya.

Pada acara pameran MATTA Fair Kuala Lumpur II ini ada 4 industri pariwisata yang dibawa, yakni kopi dan coklat, barista serta peralatannya.

"Sumbar juga mendapat tempat untuk photo corner mengangkat destinasi pariwisata Sumbar. Selain itu kami juga akan membawa brosur, tourist map dan bahan promosi lainnya," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More