Era Presiden Jokowi, Pertamina Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Selasa, 11 Sep 2018, 18:50 WIB Ekonomi
Era Presiden Jokowi, Pertamina Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Ist

PT Pertamina (persero) berhasil mengelola separuh wilayah kerja minyak dan gas (migas) selama era Presiden Joko Widodo. Tujuan Presiden ke7 itu sangat mulia yakni menjadikan perusahaan plat merah bidang usaha migas menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Jokowi tidak pernah menjanjikan akan menjadikan Pertamina mengalahkan Petronas. Beliau hanya menekankan akan berupaya agar Pertamina seperti Petronas menguasai 60% ladang minyak di Malaysia dan menjadi tuan di negri-nya sendiri,” ujar Anggota Komisi VI DPR Inas Nasrullah Zubir dalam keterangan resmi. Selasa 11/9.

Menurut dia, tuduhan bernuansa politik yang mengatakan capaian Pertamina mendominasi industri migas belum memenuhi janji karena harus lebih baik dari Petronas. Hal itu sangat tidak tepat diutarakan pihak manapun.

Inas menganggap pihak yang menyatakan tuduhan itu gagal membaca visi Jokowi dalam memajukan Pertamina. Langkah yang paling sulit namun sudah mampu terealisasi di era Presiden ke7 ini yakni menjakan Pertamina sebagai tuan di negeri sendiri.

Pada saat Jokowi dilantik, kata Inas, Pertamina hanya menguasai 24% ladang minyak di Indonesia dan pada tahun 2018 ini Pertamina sudah menguasai 35% ladang minyak di Indonesia dan pada tahun 2021, Kontrak Chevron di Rokan, ladang minyak terbesar di Indonesia, yakni 27% dari total ladang nasional akan berakhir dan diambil alih oleh Pertamina.

“Dengan demikian ladang minyak yang akan dikuasai oleh Pertamina pada tahun 2021 menjadi 62%, tentunya akan menjadi tuan di negerinya sendiri. Ini sangat membanggakan karena manfaat dari sumber daya alam kita dapat langsung dirasakan seluruh masyarakat," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More