30 Lebih Kepala Daerah di Jabar akan Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Penulis: Bayu Anggoro Pada: Senin, 10 Sep 2018, 21:15 WIB Nusantara
30 Lebih Kepala Daerah di Jabar akan Menangkan Jokowi-Ma

MI/Anggoro

MAYORITAS kepala daerah di Jawa Barat dipastikan akan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019. Mereka akan menjadi bagian dari tim kampanye sebagai pengarah dan koordinator penggalangan teritorial.

Menurut Sekretaris Tim Kampanye Joko Widodo-Maruf Amin Provinsi Jawa Barat, Abdy Yuhana, koalisi partai pengusung pasangan tersebut memiliki kepala daerah di 22 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat. Bahkan, terdapat beberapa kabupaten/kota yang kepala daerahnya satu paket berasal dari partai koalisi tersebut.

"Ada Tasikmalaya, Banjar, kemudian di Sukabumi, Cimahi, Bandung Barat. Jadi kalau dihitung jumlah kepala daerahnya, ada 30 lebih yang siap mememangkan Joko Widodo-Maruf Amin," katanya usai pembentukan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Provinsi Jawa Barat, di Bandung, Senin (10/9).

Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan pada Pilpres 2014. Saat itu, hampir seluruh kepala daerah di Jawa Barat mendukung Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Radjasa.

"Melihat kalkulasi ini, di Jawa Barat bisa menang Pak Jokowi-Pak Ma'ruf Amin," katanya.

Meski begitu, dia memahami di Jawa Barat tidaklah mudah untuk memenangkan pertarungan politik. Dengan wilayah yang luas dan jumlah pemilih yang paling banyak, Jawa Barat pantas menjadi barometer perpolitikan nasional.

"Kami tahu betul bahwa Jawa Barat ini sangat strategis. Ini pertarungan sesungguhnya. Pemilih ada 36 juta, artinya hampir 19% pemilih ada di Jawa Barat," katanya.

Di tempat yang sama, Juru Bicara Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin Provinsi Jawa Barat, M Qudrat Iswara, mengatakan, pihaknya menargetkan, 60-70% suara untuk kandidat yang didukungnya pada Pilpres 2019. Angka ini sangat realistis karena dukungan yang terus berdatangan.

"Berdasarkan pemetaan, kita targetkan 60-70% suara untuk Pak Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya.
 
Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya baru saja menuntaskan pembentukan tim kampanye provinsi Jawa Barat. Tim yang terdiri dari sembilan partai koalisi ini telah sepakat menunjuk dirinya sebagai juru bicara dan Abdy Yuhana sebagai sekretaris.

"Kang Abdy selaku Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat menajdi sekretaris tim kampanye. Kami sepakat masing-masing sekretaris (pengurus DPD provinsi) partai menjadi wakil sekretaris," katanya.

Namun, untuk posisi ketua Tim Kampanye Joko Widodo-Maruf Amin Provinsi Jawa Barat, pihaknya akan menyerahkan kepada tim kampanye pusat. Hanya saja, terdapat tiga nama yang akan ditunjuk oleh pusat untuk menjadi ketua tim kampanye provinsi Jawa Barat, yakni Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Jawa Barat Saan Mustopa, Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Jawa Barat TB Hasanuddin, dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Nanti ada salah satu yang dipilih oleh tim kampanye pusat," katanya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More