JK Bertanya-tanya Cara Roy Suryo Angkut 3 Ribu Barang

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Kamis, 06 Sep 2018, 16:35 WIB Politik dan Hukum
JK Bertanya-tanya Cara Roy Suryo Angkut 3 Ribu Barang

ROMMY PUJIANTO

WAPRES Presiden Jusuf Kalla mengaku heran dengan banyaknya barang yang ditagih oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) kepada mantan Menpora Roy Suryo yang mencapai hingga 3 ribu item.

"Saya tidak membayangkan 3 ribu barang itu bagaimana mengangkutnya. Ya tetapi itu urusan mereka," tutur Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (6/9).

Dirinya mengaku tidak mau berkomentar lebih banyak terkait persoalan tersebut. Namun dirinya hanya mengaku heran bagaimana barangnya bisa mencapai 3 ribu item seperti yang diberitakan.

"Saya kira bagaiamana hebatnya itu 3 ribu barang itu satu rumah susah juga. Rumah saya paling barang-barang paling ratusan, itu bisa ribuan," tutur Jusuf Kalla.

Sebagaimana diketahui sebelumnya pihak Kemenpora memang membenarkan telah menyurati Roy Suryo pada Bulan Mei lalu agar mengembalikan barang-barang milik negara. Total barang negara yang diminta dikembalikan sebanyak 3.226 unit.

Roy Suryo pun merasa difitnah karena dianggap masih menyimpan barang-barang tersebut. Roy Suryo juga kaget dikirimi lampiran list barang-barang yang harus dikembalikan, mulai dari sendok hingga pompa air.

Pengacara Roy Suryo, Tigor Simatupang menyebut kliennya menerima surat lampiran berisi daftar barang-barang yang harus dikembalikan. Tapi surat dari Kemenpora tertanggal 1 Mei 2018 tersebut belum diterima. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More