Pedagang Atribut Asian Games Meriahkan Pembukaan Asian Games 2018

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Sabtu, 18 Agu 2018, 18:48 WIB Megapolitan
no-image.jpg

SEJUMLAH pedagang atribut Asian Games 2018 turut memeriahkan suasana pembukaan Asian Games 2018 di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Kebanyakan dari pedagang menjajakan dagangannya di trotoar Pintu 6 GBK, bahkan di jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Gelora.

Beragam atribut yang dijajakan salah satunya kaus bergambar tiga maskot Asian Games, yakni Bhin-Bhin, Atung dan Kaka. Satu kaus dihargai Rp50 ribu, begitu juga dengan topi anak seharga Rp50 ribu.

"Kausnya seharga Rp50 ribu. Topi juga sama. Ayo ayo," kata seorang penjual di atas JPO Halte Gelora sore sebelum acara pembukaan Asian Games 2018, Sabtu (18/8).

Di trotoar sejumlah pedagang pun tampak menjajakan bendera merah putih, ikat kepala merah putih, stiker bendera merah putih untuk dipakai di pipi juga syal bendera merah putih.

"Lucu saja. Kan mau nonton pembukaan Asian Games. Biar tambah seru aja," ucap Tiara seorang pelajar yang datang bersama orangtuanya di Pintu 6 GBK, Sabtu (18/8).

Pantauan Media Indonesia, antusiasme para penonton pembukaan Asian Games bisa terlihat jelas. Pukul 16.00 WIB penonton sudah mulai mengantre dengan tertib. Jumlah pengantre kemudian kian bertambah semakin sore.

Bukan hanya penonton dari dalam negeri, sejumlah penonton asing turut membawa atribut memeriahkan pembukaan Asian Games.

Pedagang sebenarnya tidak diperbolehkan berdagang di trotoar sekiar GBK. Sejumlah petugas Satpol PP DKI sudah berjaga menertibkan PKL tersebut. Namun, di bagian pintu 6 terlihat tidak begitu banyak petugas Satpol PP.

"Kami berjaga supaya tidak ada PKL di trotoar. Sejauh ini sih bersih-bersih saja. Berdagang di luar area GBK tidak boleh. Kalau di dalam tidak apa-apa," kata Melisa salah satu perugas Satpol PP di depan Kemendikbud, Sabtu (18/8).

Beberapa pedagang minuman bahkan berpenampilan sedikit berbeda. Mereka mengenakan masker yang menutupi mulut mereka agar tidak terlihat terlalu jelas ketika berteriak menjajakan dagangannya. Kemudian, botol minum pun dibawa menggunakan kantung plastik hitam. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More