GBK Mulai Dipenuhi Penonton Pembukaan Asian Games 2018

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Sabtu, 18 Agu 2018, 18:04 WIB Megapolitan
GBK Mulai Dipenuhi Penonton Pembukaan Asian Games 2018

MI/Yanurisa Ananta

KAWASAN Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai padat oleh penonton pembukaan Asian Games 2018. Keramaian dimulai Pukul 16.00 WIB. Penonton dengan antusias mengantre di Pintu 3 GBK.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, keramaian bisa dilihat dari mulai Halte TransJakarta GBK hingga trotoar di depan Pintu 3 GBK. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak bersemangat memasuki venue GBK.

"Ya momen ini memang ditunggu-tunggu banget. Jarang-jarang kan Jakarta jadi tuan rumah Asian Games," ucap Rosita, 40, yang datang bersama dua orang anaknya di Kawasan GBK, Sabtu (18/8).

Pembukaan Asian Games 2018 dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB. Tidak hanya suporter dari Indonesia yang berlalu-lalang di sekitar GBK, tapi juga supprter dari luar negeri.

Dari percakapan mereka, terdengar ada suporter yang berasal dari Jepang, Thailand dan Filipina. Adapula suporter dari Vietnam terlihat dari kaus merah yang dikenakan bergambar bintang kuning besar.

Bus-bus TransJakarta dari jenis Metrotrans hingga Royaltrans tampak bertebaran di mana mana. PT TransJakarta menyiapkan 7-10 bus yang bisa digunakan relawan, atlet, dan LO selama penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Metrotrans untuk lingkaran luar GBK. Kalau Royaltrans untuk bagian dalam GBK." tuturHead of Communication TransJakarta, Wibowo.

Ojek Daring Mangkal

Kendati demikian, sejumlah pengemudi ojek on line (daring) masih tampak berdiam di bagian luar trotoar. Keberadaannya memang tidak mengganggu pedestrian atau kendaraan mobil. Pasalnya, ojek hanya ada di samping trotoar yang dipisahkan dengan traffic con berwarna oranye.

Beberapa penonton pun masih menggunakan ojek daring menuju venue Pintu 3 GBK. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

POLISI tidak langsung menangkap creator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, aparat masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti untuk penyelidikan kasus tersebut dan masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait identifikasi suara. Setujukah Anda dengan sikap Polri tersebut?





Berita Populer

Read More