Gandhi Fernando Atasi Perundungan di Medsos

Penulis: (Sru/H-1) Pada: Sabtu, 18 Agu 2018, 01:00 WIB Hiburan
Gandhi Fernando Atasi Perundungan di Medsos

MI/PERMANA

MISTER Indonesia Supranational 2018 Gandhi Fernando, 28, memiliki cara jitu untuk menangkal serangan perundungan di media sosial (medsos). Cara itu dinilainya ampuh untuk menghentikan perundungan yang provokatif.

"Aku termasuk yang aktif di medsos. Caranya adalah tidak usah terlalu banyak beropini di medsos saat membalas komentar karena aku perhatikan, yang menjadi penyebab itu karena netizen cenderung suka bersikap seperti itu," ujarnya Saat berkunjung ke kantor Media Indonesia, pekan lalu.

Menurut aktor sekaligus produser film itu, perudungan melalui medsos tidak bisa dihindari. Namun, penyebabnya bisa dikenali.

Perundungan di medsos, lanjutnya, juga terjadi karena asumsi dan diperparah oleh kebiasaan malas membaca. Kedua hal tersebut paling banyak menjadi penyebab perundungan.

"Karena hanya memaca informasi hanya judulnya, tapi isinya tidak dibaca utuh. Padahal, judulnya kontroversial. Jadilah kemudian muncul salah paham," tutur Gandhi.

Hal-hal seperti itu, menurutnya, harus dipecahkan melalui edukasi kepada para pengguna medsos. Latar belakang pendidikan dan lingkungan pengguna medsos pengaruh besar dalam bermedsos.

"Jadi, caraku menghindari perundungan, kalau membalas komentar dengan candaan saja, dan tidak usah berpanjang -panjang agar tidak meluas. Biasanya orang yang melakukan perundungan adalah orang yang tidak bahagia," tandasnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More