Warga Adhyaksa Harus Mampu Menerjemahkan Ekspektasi Masyarakat

Penulis: Golda Eksa Pada: Jumat, 17 Agu 2018, 15:18 WIB Politik dan Hukum
Warga Adhyaksa Harus Mampu Menerjemahkan Ekspektasi Masyarakat

MI/MOHAMAD IRFAN

KORPS Adhyaksa selaku abdi negara dan abdi masyarakat, khususnya dalam kapasitas aparat penegak hukum, sejatinya bisa memahami setiap pelaksanaan tugas, fungsi, serta kewenangan jajaran kejaksaan.

Para warga adhyaksa pun dituntut mampu menerjemahkan pelbagai keinginan, ekspektasi, dan tuntutan masyarakat, terutama untuk memastikan tegaknya supremasi hukum yang menghadirkan keadilan, kebenaran, kepastian, dan kemanfaatan.

Demikian amanat Jaksa Agung HM Prasetyo pada upacara peringatan HUT RI ke-73, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/8). Amanat tersebut dibacakan Wakil Jaksa Agung Arminsyah yang bertindak sebagai inspektur upacara.

"Terlebih pula ditengah upaya untuk mengejar ketertinggalan dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, yang ditandai dengan masifnya pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh tanah air, maka upaya untuk merespon secara positif dengan semakin meningkatkan tanggung jawab guna berkontribusi secara nyata, khususnya dalam meletakkan kebijakan penegakan hukum yang dapat menstimulir akselerasi tersedianya infrastruktur yang baik dan berkualitas adalah merupakan suatu keutamaan," ujarnya.

Ketika dihadapkan pada upaya itu, sambung dia, maka tidak ada pilihan lain bagi warga adhyaksa selain harus melakukan perubahan fundamental dalam hal peningkatan kompetensi, kapasitas sekaligus senantiasa meningkatkan kesadaran untuk terus berbenah.

Kejaksaan juga perlu menyempurnakan dan menyelaraskan orientasi pemikiran dan cara kerja sebagai sebuah kehendak untuk melakukan pembaharuan, termasuk penyesuaian berkenaan dinamika perkembangan berbagai aspek kehidupan seiring semakin besarnya keinginan, ekspektasi, dan tuntutan masyarakat.

"Berangkat dari hal tersebut kita harus yakin dan optimistis, bahwa kerja keras dapat berbuah hasil dan menorehkan berbagai prestasi. Pada gilirannya akan memberikan citra positif yang mengharumkan nama baik institusi yang kita cintai ini."

Prasetyo menambahkan, peringatan hari kemerdekaan yang mengusung tema 'Kerja Kita, Prestasi Bangsa' dinilai sangat relevan dan penting guna semakin meneguhkan komitmen bersama, yakni bekerja dengan semangat, ulet, giat, sungguh-sungguh dan cerdas menggunakan pikiran.

"Serta mengeluarkan ide-ide kreatif dan inovatif guna mencapai hasil terbaik yang dapat membawa manfaat nyata dalam memajukan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pungkasnya. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More