Kemenpora Beri Modal Usaha untuk Pengusaha Muda

Penulis: Deri Dahuri Pada: Jumat, 17 Agu 2018, 15:14 WIB Olahraga
Kemenpora Beri Modal Usaha untuk Pengusaha Muda

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menyelenggarakan Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018. Hal tersebut dilakukan guna menjaring pemuda mendapatkan fasilitas modal usaha sebesar Rp15 juta dari Kemenpora.

Ketua Panitia yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Bidang Pemetaan Kewirausahaan, Sutrija, mengatakan pihaknya akan memfasilitasi sekitar 100 peserta untuk diberikan modal usaha sebesar Rp15 juta. Ia menyebutkan, ada dua kriteria bagi peserta untuk bisa mendapatkan modal dari Kemenpora, yakni untuk pemuda yang baru mau berwirausaha dan baru memulai berwirausaha.

“Untuk kriteria pemuda yang baru mau berwirausaha akan kami nilai dari bisnis plannya. Sedangkan untuk pemuda yang sudah berwirausaha, nantinya kami akan cek apakah selama 3 bulan sampai 2 tahun usahanya tersebut memiliki prospek untuk bisa dikembangkan lagi,” tambah Sutrija di Kantor Kemenpora, Jumat (17/8).

Sutrija menjelaskan, bahwa akan mendatangkan banyak narasumber berpengalaman dalam pelatihan tersebut, diantaranya adalah Asosiasi Penulis dan Inspirator Seluruh Indonesia (ASPIRASI), Komunitas Sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Bank Mahasiswa.

Menimbang banyaknya jumlah peminat kegiatan ini, Kemenpora akan menyelenggarakan program yang sama tentunya dengan menggandeng lebih banyak lagi mitra kerja sama yang memiliki semangat dan fokus untuk memajukan Kewirausahaan Pemuda.

“Jadi nantinya disetiap angkatan ada satu wirausaha pemuda yang kami tampilkan di akhir acara supaya merangsang pemuda-pemuda ini mau berusaha. Karena sukses waktu muda itu sangatlah luar biasa. Hal tersebut kami lakukan untuk merangsang keinginan para pemuda untuk sukses sebagai wirausaha sejak usia muda,” kata Sutrija. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More