HUT RI ke-73, NasDem Serukan Persatuan Bangsa

Penulis: Putra Ananda Pada: Jumat, 17 Agu 2018, 12:15 WIB Politik dan Hukum
HUT RI ke-73, NasDem Serukan Persatuan Bangsa

MI/Susanto

MENYAMBUT peringatan hari ulang tahun kemerdekaan (HUT) RI ke-73, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menggelar upacara bendera di halaman kampus Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (17/8).

Kegiatan upacara yang diikuti ratusan siswa ABN dari seluruh wilayah Indonesia dan kader KostraNas ini dilaksanakan mulai pukul 09:00 WIB. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Upacara diawali dengan proses mengheningkan cipta kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera sang saka merah putih oleh pasukan pengibar ABN.

Turut hadir dalam upacara kali ini Gubernur ABN IGK Manila, Ketua Garda Pemuda DKI Jakarta Nova Harivan Paloh, Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino, serta sejumlah fungsionaris partai dan anggota DPR RI Fraksi NasDem.

Dalam amanatnya, SYL menegaskan bahwa setiap kader bangsa wajib menyatukan suara untuk menjaga kesatuan Republik Indonesia.

"Negara ini adalah karunia Allah negara ini terdiri dari dari darah, air mata dan nyawa para pendiri bangsa," katanya.

Dari perjuangan itu, lanjut SYL, saat ini kita sebagai warga negara dapat memiliki identitas dan kebanggaan sebagai kader bangsa Indonesia.

"Oleh karena itu kesadaran berbangsa bernegara yang besar seperti ini adalah kesadaran yang hakiki untuk semua orang," ungkapnya.

Dalam konteks negara Indonesia yang luas dan beragam, diakui SYL, memang tidak mudah untuk menyatukan ke dalam satu kesatuan berbangsa dan bernegara namun dengan idealisme Pancasila, lanjutnya, masyarakat Indonesia telah sepakat untuk bersatu.

"Kau anak Indonesia, kamu darah Indonesia dan kita satu dalam Pancasila," tukasnya.

Untuk itu, sambung dia, bersyukur memiliki Ketua Umum (Surya Paloh) yang begitu perhatian dengan menjaga dan merawat kesatuan Republik Indonesia yang ditunjukkan dengan berbagai upaya diantaranya menggelar upacara memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.

"Upacara yang dilakukan hari ini adalah bagian dari kesadaran anak bangsa Indonesia kesadaran sebuah partai besar Partai NasDem, jangan coba mempermainkan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia, jangan ada yang mencoba mencabut-cabut Bhineka Tunggal Ika," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More