Asumsi Rp14.400 Melihat Resiko Kebijakan AS

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 21:20 WIB Ekonomi
Asumsi Rp14.400 Melihat Resiko Kebijakan AS

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PEMERINTAH dalam rancangan APBN 2019 menetapkan angka nilai tukar rupiah sebesar 14.400 sebagai basis penghitungan. Pembahasan dengan DPR sebelumnya mengenai kerangka ekonomi makro membawa kisaran rupiah hanya sampai 14.000.

Sedangkan pemerintah menggunakan 14.400 melihat situasi yang berkembang selama satu kuartal terakhir dan proyeksi ke depan.

"Ini disebabkan kondisi kebijakan AS yang akan menyebabkan dolar menjadi kuat dan mata uang dari negara berkembang akan mengalami tekanan. Selain itu juga karena adanya ekspansi fiskal yang menyebabkan yield atau imbal AS hasil berpotensi meningkat dan kebijakan perdagangan yang sangat volatil," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani , dalam konferensi pers Rancangan APBN 2019, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga kebijakan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5% dengan tujuan meningkatkan daya tarik pasar domestik dan menekan defisit transaksi berjalan melaluo kestabilan nilai tukar rupiah.

Meski diakui Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo,  tekanannya masih cukup besar dari global. Dengan suku bunga kemarin mereka naikkan,dia lihat itu sudah membantu menahan elemahan lebih dalam pada rupiah.

"Kita memang tidak bisa langsung lihat dampaknya . Tapi positif sinyal telah diberikan ke pasar. Pasar menerima bahkan dari sisi investor asing, pasar apresiasi langkah yang diambil pemerintah dan Bank Indonesia. Satu hal tekanan besar dari eksternal dan kamk tetap akan ada menjaga di pasar melalui kombinasi intervensi , kombinasi suku bunga dan depresiasi gradual," jelas Dody, di kompleks MPR DPR, Jakarta, Kamis (16/8)

Nilai tukar ditetapkan sesuai dengan mekanisme pasar. Sepanjang dia ada di luar fundamentalnya, dia akan lakukan penyesuaian melalui dual intervension di pasar valas dan pasar obligasi.

"Kalau memang Bank Indonesia masuk lewat intervensi itu menggambarkan rupiah di luar fundamental yang kita inginkan. Sebab nilai tukar ini terjadi sesuai mekanisme pasar," jelas Dody. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More