KPAI Prihatin Ada Balita Pecandu Rokok Di Sukabumi

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 21:10 WIB Humaniora
KPAI Prihatin Ada Balita Pecandu Rokok Di Sukabumi

Ist

KETUA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto prihatin dengan adanya fenomena balita pecandu rokok di Sukabumi, Jawa Barat.

Sebelumnya diberitakan RF balita berusia dua tahun warga Kampung Pondok Anyar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kecanduan rokok dan kopi.

"Kami prihatin atas kejadian ini," kata Susanto ketika dihubungi Media Indonesia, Kamis (16/8).

Ia menuturkan dalam proses menjadi pecandu tentunya membutuhkan waktu yang lama. Untuk itu, ia meyakini ada faktor lingkungan yang menjadi pemicu RF menjadi perokok.

"Anak hingga menjadi pecandu, biasanya melalui proses panjang. Faktor pengasuhan dan lingkungan sekitar sangat berpengaruh," tuturnya.

Butuh biaya yang tidak sedikit serta proses yang panjang pula untuk bisa menghilangkan kecanduan balita RF terhadap rokok.

Perlu dukungan berbagai pihak guna menyelesaikan masalah ini.

"Jika sudah menjadi pecandu, tak mudah merehabnya karena perlu waktu, lingkungan dan biaya tak sedikit," tandasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More