Ahok Terbitkan Buku Berjudul 'Kebijakan Ahok'

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 19:19 WIB Politik dan Hukum
Ahok Terbitkan Buku Berjudul

MI/Yanurisa Ananta

BASUKI Tjahaja Purnama (BTP) menerbitkan buku berjudul 'Kebijakan Ahok', Kamis (16/8). Buku 360 halaman itu menceritakan perjalanan karir pria yang biasa disapa Ahok itu selama menjabat sebagai eksekutif gubernur di DKI Jakarta dan legislatif. Buku tersebut ditulisnya selama menjalani tahanan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"(Kebijakan) soal Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) diceritakan di sana. Buku ini disusun berdasarkan pengalaman di DPRD dan selama di eksekutif itu apa," ujar Staf Ahli Ahok Sakti Budiono dalam acara Bedah Buku 'Kebijakan Ahok' di Museum Filateli, Jakarta, Kamis (16/8).

Sakti menambahkan, buku ini diluncurkan untuk mereka yang berniat terjun di bidang politik. Tujuannya, agar mereka mendapat gambaran soal bagaimana dinamika bekerja di dalam parlemen.

"Ini bukan buku politik. Semua tentang kebijakan beliau selama mengabdi," kata Sakti.

Buku dengan ukuran 20 cmx 15 cm ini, lanjut Sakti, sudah bisa dibeli melalui on line (daring). Saat ini, Tim BTP yang turut menyusun buku sudah mencetak buku sebanyak 5 ribu eksemplar. Buku dijual seharga Rp1 juta. Hasil penjualannya akan digunakan untuk donasi.

"Ini buku sekaligus donasi harganya Rp 1 juta. Sekarang masih banyak yang meminta bantuan." pungkas Sakti.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat turut mengenang perjalanan politiknya bersama Ahok. Meski belum membaca bukunya, Djarot mengaku sudah bisa membayangkan isi buku tersebut.

"Saya belum baca, tapi bisa membayangkan apa." ujarnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More