OJK Berupaya Dorong Ekspor

Penulis: Ghana Buana Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 02:30 WIB Ekonomi
OJK Berupaya Dorong Ekspor

MI/Ramdani

UNTUK menjaga stabilitas keuangan dan perekonomian nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan paket kebijakan. Paket kebijakan itu di antaranya diarahkan untuk mendorong ekspor dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

"Paket kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan peran jasa keuangan perbankan, asuransi, serta pasar modal agar mereka bisa meningkatkan kredit dan pembiayaan di sektor produktif. Hal ini agar meningkatkan multiplier effect terhadap pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja serta mendorong ekspor," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, kemarin.

Wimboh mengungkapkan kebijakan OJK tidak hanya melalui penyesuaian ketentuan. Paket itu dilakukan untuk mendorong sinergi antarkementerian dan lembaga terkait, di antaranya melalui program bank wakaf mikro, badan usaha milik desa (BUMDes), dan kredit usaha rakyat (KUR) klaster.

Menurut Wimboh, indikator makroekonomi nasional masih kondusif. Hal itu ditandai stabilitas sektor jasa keuangan dan likuiditas di pasar keuangan yang masih terjaga. Di sisi lain, indikator protokol manajeman krisis di sektor jasa keuangan juga berada pada level normal.

"OJK bersama pemerintah dan Bank Indonesia terus lakukan koordinasi dan sinergi kebijakan. OJK memandang masih terdapat ruang cukup dalam koridor kehati-hatian untuk melaksanakan beberapa kebijakan yang diutamakan akan mendorong ekspor dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional dengan menjaga stabilitas industri jasa keuangan."

Menurut OJK, untuk mendo-rong ekspor dan industri penghasil devisa yakni dengan memberikan insentif bagi lembaga jasa keuangan guna menyalurkan pembiayaan ke industri yang berorientasi ekspor. Kedua, industri penghasil barang substitusi impor dan industri pariwisata. Ketiga, merevitalisasi peran lembaga pembiayaan ekspor Indonesia (LPEI) melalui refocusing peran LPEI dalam penyediaan instrumen hedging untuk transaksi ekspor dan penyedia reasuransi untuk asuransi terkait ekspor.

Upaya keempat ialah memfasilitasi penyediaan sumber pembiayaan dari pasar modal untuk pengembangan 10 kawasan strategis pariwisata nasional selain di Bali. Kelima, memfasilitasi KUR klaster untuk pengembangan UMKM di sektor pariwisata bekerja sama dengan Kemenko Perekonomian.

Dorong pertumbuhan
Kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yaitu, pertama, menyesuaikan ketentuan prudensial di industri perbankan seperti penyesuaian ketentuan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk pembiayaan sektor perumahan. Kedua, mendorong lebih berkembangnya startup financial techno-logy, termasuk equity crowdfundding, karena peran mereka yang besar dalam membuka akses permodalan bagi UMKM yang besar kontribusinya pada PDB nasional. Ketiga, mewajibkan lembaga pembiayaan untuk mencapai porsi menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap industri dalam negeri bisa memanfaatkan situasi perekonomian saat ini. "Kita harap mereka bisa menggunakan kesempatan ini untuk maju. Kita akan lihat halangannya apa, apakah mereka tidak punya akses keuangan, apakah perlu insentif yang lain," ujarnya. (Nur/E-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More