Tip dan Trik Ranomi ke Perenang Nasional

Penulis: Budi Ernanto Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 02:15 WIB Olahraga
Tip dan Trik Ranomi  ke Perenang Nasional

AFP PHOTO / Oli SCARFF

PERENANG putri Belanda keturunan Jawa, Ranomi Kromowidjojo, berbagi ilmu dengan para perenang pelatnas di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin. Menurut peraih emas Olimpiade dan pemegang rekor dunia nomor 50 meter gaya bebas itu, untuk menjadi juara seorang pe-renang harus memiliki persiapan dan kepercayaan diri.

“Jadi santai saja karena kalian sudah memiliki persiapan sendiri. Tapi hal yang paling penting ialah percaya kepada dirimu sendiri dan kamu adalah satu-satunya yang bisa merasakan apa yang dibutuhkan agar berlomba dengan baik,” kata Ranomi kepada para atlet timnas renang Indonesia.

“Seluruh negeri akan melihat kalian dan mereka akan bersorak untuk kalian. Kalian akan membuat mereka bangga. Start yang bagus, kayuh yang bagus, berenang lah secepat mungkin, putar balik dan finis yang bagus. Setelah finis kamu akan melihat hasilnya, kamu akan melihat apakah kamu men­cetak rekor atau yang lain,” imbuhnya.

Ia pun memuji Stadion Akuatik Gelora Bung Karno.  “Kolamnya terlihat sangat menakjubkan. Kedua kali-nya saya menginjakkan kaki di sini, saya langsung ingin berenang, karena sebagai perenang kalian pasti tahu perasaan itu.”

Ketua Umum PRSI Anindya Bakrie pun berharap kedatangan Ranomi bisa mendongkrak semangat dan menjadi inspirasi bagi para atlet renang Indonesia. “Mudah-mudahan atlet kita terinspirasi bahwa menjadi juara dunia itu memungkinkan. Harapan kami, kami ingin ‘pecah telur’ dan mengubah tren selama 28 tahun sehingga kami bisa mendapatkan medali di akuatik,” ungkap Anindya.

Disambut meriah
Setelah tiba di Jakarta pada Rabu (15/8) dan singgah sejenak di Taman Mini Indonesia Indah (Jakarta Timur), obor Asian Games 2018 diarak ke Taman Marga Satwa Ragunan (Jakarta Selatan). Obor dibawa ke Ragunan oleh Kusdiana Adi, mantan atlet layar, dan diserahkan kepada Wali Kota Jaksel Marullah Matali.

Setibanya di Ragunan, pembawa obor dan rombongannya disambut atraksi silat Betawi yang diperagakan Perguruan Justika Citbitik, Beksi Merah, Cingkrik, dan Gerak Rasa Sanalika.

Selain itu, ada suguhan musik gambang keromong dengan lagu-lagu berjudul seperti Jali-Jali, Kicir-Kicir, dan Ondel-Ondel, yang dibawakan Sinar Pusaka dan Cahaya Pusaka. “Dalam rangka perkenalkan Asian Games, diselenggarakan pawai obor. Kegiatan ini jadi momen penting bagi masyarakat Jaksel agar beri dukungan untuk Asian Games dan perlihatkan bahwa Jakarta siap jadi tuan rumah. Pawai obor juga jadi ajang promosi destinasi wisata, antara lain Ragunan dan akan beri dampak positif bagi masyarakat khususnya yang ada di Jaksel,” kata Marullah.

Dari Ragunan, rombongan pawai obor melanjutkan perjalanan ke Monumen Nasional dan kemudian ke Balai Kota, kantor Gubernur DKI Jakarta. Obor akan diinapkan di Balai Kota DKI dan akan dibawa keliling kota.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan mengimbau  warga agar  menjaga ketertiban selama pelaksanaan Asian Games 2018. Jawa Barat menjadi tuan rumah pertandingan sejumlah cabang, yakni sepak bola, kano, paralayang, dan balap sepeda. (Ant/BY/UL/R-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More