Tim Garuda Putri Minta Dukungan

Penulis: (Ant/R-3) Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 01:45 WIB Sepak Bola
Tim Garuda Putri Minta Dukungan

Dwi Apriani

TIM nasional (timnas) putri Indonesia meminta dukungan dan doa dari seluruh rakyat negeri pada laga perdana cabang sepak bola Asian Games XVIII saat melawan Maladewa di Stadion Gelora Sriwijaya Jakaba­ring, Palembang, hari ini.

Timnas putri Merah Putih yang diperkuat sebagian besar pemain muda tersebut diharapkan dapat meraih kemenangan untuk membuka peluang lolos dari penyisih­an grup A yang juga dihuni Korea Selatan, Taiwan, dan Maladewa.

Manajer timnas putri Papat Yunisal mengatakan dukungan semangat dari masyarakat sangat dibutuhkan karena timnas ‘Garuda Putri’ tidak berlaga di ajang internasional selama empat tahun terakhir.

“Dukungan suporter ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi pemain,” kata Papat di Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (15/8).

Menurut mantan pemain timnas era tahun 1980-an tersebut, peluang Indonesia pada laga melawan Maladewa itu cukup terbuka. Apalagi pada Asian Games 2014, Maladewa tercatat tidak dapat mencetak satu gol pun.

“Mungkin kita bisa ambil kemenangan semaksimal mungkin lawan Maladewa nanti. Tapi, kita juga harus antisipasi karena lawan sudah menyiapkan timnya sejak empat tahun lalu. Sementara kita baru enam bulan,” kata dia.      

Namun, faktor tuan rumah akan menjadi motivasi bagi tim ‘Garuda Putri’ untuk meraih poin penuh saat melawan timnas putri Maladewa.

“Kami pasti akan lebih termotivasi memenangi pertandingan karena bertanding di tengah-tengah dukungan masyarakat, keluarga, dan rekan-rekan terutama kedatangan para suporter Indonesia ke stadion,” ujar Papat.

Tidak hanya itu, Papat menegaskan kemenangan timnas U-16 Indonesia di ajang Piala AFF dan kemenangan timnas senior putra pada laga perdana Asian Games 2018 dengan mencukur Taiwan juga menjadi penyemangat timnas putri Indonesia,
“Kita saat ini sedang dipayungi aura kemenangan karena negara kita sebentar lagi akan merayakan Hari Kemerdekaan,” ujar dia. (Ant/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More