Legacy Chevron bagi Indonesia

Penulis: (Ant/E-2) Pada: Kamis, 16 Agu 2018, 02:40 WIB Ekonomi
Legacy Chevron bagi Indonesia

ANTARA/FB ANGGORO

ADA yang berubah dalam pengerjaan Blok Rokan dua tahun mendatang. Hal ini terjadi seiring berakhirnya masa kontrak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) atas lapangan migas ini rampung tahun 2021.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menunjuk PT Pertamina sebagai kontraktor pengelola blok migas terbesar di Indonesia itu.

Berakhirnya kontrak kerja PT CPI, atas Blok Rokan meninggalkan legacy atau warisan yang terus bisa dikenang masyarakat dan pemerintah. Bahkan, legacy ini juga masih akan dapat terus dilanjutkan Pertamina sebagai kelanjutan tangan pemerintah mengefektifkan pengelolaan migas di tanah air.

Kehadiran PT CPI atau Chevron selama 94 tahun terakhir di bumi lancang kuning tidak bisa disangkal memberikan kontribusi secara ekonomi dan sosial. Chevron berkontribusi terhadap tersedianya lapangan kerja yang berkualitas. Hal tersebut turut meningkatkan pendapatan masyarakat Indonesia, memberikan program investasi sosial yang bermanfaat, dan menyumbangkan pendapatan negara hampir US$200 miliar.

Sekitar  98,7% karyawan PT CPI merupakan karyawan nasional, naik dari sebelumnya 97% pada 2016. Ada  US$736 juta tambahan pendapatan bagi masyarakat, dari kehadiran operasi Chevron dan perusahaan mitra kerja (2013),serta US$11,9 miliar kontribusi terhadap gross domestic product (GDP) Indonesia dari kehadiran operasi Chevron dan perusahaan mitra kerja (2013). Satu  pekerjaan di Chevron mendukung terciptanya rata-rata 36 pekerjaan lain di Indonesia (2009-2013).

“Kami hidup di dunia yang saling berhubungan dan saling bergantung satu sama lain untuk maju. Kami percaya bahwa bisnis kami dapat berhasil apabila masyarakat di sekitar wilayah operasi kami juga berhasil,”  kata Presiden Direktur PT CPI Albert Simanjuntak, dalam rilisnya beberapa waktu lalu.

Investasi dan kemitraan Chevron dengan masyarakat turut meningkatkan peluang bagi keluarga dan bisnis kecil di Indonesia. Program Pengembangan Bisnis Lokal  di Riau, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat menghasilkan lebih dari 7.800 kontrak bagi perusahaan lokal, menciptakan hampir 52 ribu lapangan kerja, dan membelanjakan lebih dari US$120 juta untuk barang dan jasa dari mitra lokal.

Chevron juga mengembangkan program pertanian terpadu yang berkelanjutan, pengembangan usaha kecil-mikro, serta akses masyarakat terhadap lembaga keuangan mikro di sekitar wilayah operasi PT CPI di Provinsi Riau. Sejak 2015, program tersebut telah melatih lebih dari 1.570 petani dan pengusaha kecil-mikro sehingga mampu meningkatkan tingkat pendapatan mereka.

Teknologi injeksi
Di luar manfaat ekonomis itu, legacy terbesar yang ditinggalkan oleh Chevron ialah pemanfaatan  teknologi injeksi uap (steam-flood) dalam proses produksi.

Teknik pengeboran menggunakan pengelolaan panas, seperti injeksi uap dan teknik peningkatan perolehan minyak disebut enhanced oil recovery (EOR). Dari 13 Lapangan Duri dengan 7.000 sumur, sebanyak 3.000-an diproduksi dengan sistem injeksi uap tersebut.

Dengan teknologi injeksi uap, Chevron  berhasil memperpanjang usia Lapangan Duri dan mampu menambah volume produksi minyak dari perut bumi antara 50%  hingga 80%.  Hasilnya, Blok Rokan menjadi lapangan tua yang tetap produktif.

Sr VP Policy, Government and Public Affairs (PGPA) Chevron Indonesia Yanto Sianipar mengatakan, Chevron Corporation merupakan perusahaan terdepan dalam penerapan teknologi EOR.

Pertamina sebagai kelanjutan pengelola Blok Rokan akan melanjutkan pemanfaatan teknologi injeksi uap itu. Selama ini Pertamina sudah menjalankan teknologi EOR untuk menyedot minyak dari sejumlah lapangan minyaknya. Seperti di Rantau, Jirak, Tanjung yang dikelola anak usahanya, PT Pertamina EP. (Ant/E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More