Multi Bintang Indonesia telah Tanam Investasi Rp650 Miliar

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Senin, 13 Agu 2018, 12:41 WIB Ekonomi
Multi Bintang Indonesia telah Tanam Investasi Rp650 Miliar

AFP/BAY ISMOYO

PRESIDEN Direktur PT Multi Bintang Indonesia Michael Chin mengatakan pihaknya telah menanamkan investasi sebesar Rp650 miliar pada 2013. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas mesin-mesin produksi untuk berbagai produk minuman yang berada di Tangerang Brewery.

Hal itu dia sampaikan dalam acara seremonial pelepasan ekspor perdana salah satu produk minuman keras perusahaan yakni Bir Bintang ke Amerika Serikat (AS).

"Kami akan terus melakukan upgrade untuk menciptakan produk yang berkualitas terbaik. Kami ingin pabrik kami menjadi pabrik berkelas dunia," ujar Michael di Multi Bintang Indonesia Tangerang Brewery, Tangerang, Senin (13/8).

Kualitas yang semakin baik, lanjutnya, secara otomatis dapat meningkatkan peluang ekspor yang lebih besar di masa mendatang.

Saat ini, Multi Bintang Indonesia telah menyuplai minuman beralkohol ke berbagai negara dunia seperti Korea Selatan, Inggris, Singapura, Australia, Jepang, Belanda, dan yang teranyar AS.

Kendati demikian, Michael enggan menyebutkan berapa besar volume atau nilai dari ekspor, baik ke pasar-pasar lama maupun yang terbaru.

"Kami tidak ingin terburu-buru menyebutkan volume, nilai. Kami baru memulai langkah ini dan yang terpenting sekarang adalah bagaimana kami bisa membangun branding yang kuat di seluruh pasar dunia. Ketika mengekspor, kami tidak bisa hanya sekedar mengirimkan barang, tetapi juga harus membangun image yang kuat. Dengan begitu hasil yang bagus baru bisa tercapai," jelas Michael.

Dengan alasan itu pula ia mengatakan pihaknya tidak akan mengubah resep atau menambahkan bahan-bahan untuk mengikuti selera pasar AS.

"Resep yang kami gunakan di Indonesia dan AS sama. Tidak ada yang diubah, tidak ada penyesuaian rasa. Produk kami sudah baik dan bisa bersaing dengan brand dunia lainnya," ucapnya.

'Negeri Paman Sam' tentu bukan menjadi target pasar global terakhir. Michael mengatakan perseroan kinu tengah berbincang dengan beberaa negara lain terkait potensi pembukaan pasar baru.

"Kami memiliki banyak pembicaraan dengan berbagai negara. Tetapi kami tidak mau terburu-buru. Kami ingin pastikan pasar itu benar-benar pasar yang tepat, yang cocok untuk kami penetrasi," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More