Nurbaningsing Ucapkan Sumpah sebagai Hakim MK

Penulis: Antara Pada: Senin, 13 Agu 2018, 12:30 WIB Politik dan Hukum
Nurbaningsing Ucapkan Sumpah sebagai Hakim MK

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Hakim Mahkamah Konstitusi Enny Nurbaningsih (kiri) berpelukan dengan mantan Hakim MK Maria Farida Indrati (kanan)

GURU Besar Tata Negara Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang juga Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham Enny Nurbaningsih mengucapkan sumpah sebagai hakim Mahkamah Konstitusi di hadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin (13/7).

Hadir dalam pengucapan sumpah hakim MK yang berlangsung mulai sekitar pukul 11.00 WIB itu adalah Wapres M Jusuf Kalla, Ketua MK Anwar Usman, Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara, dan Menkumham Yasonna Laoly.

Hadir juga Wakil Ketua DPR Agus Hermanto,  Ketua Wantimpres Sri Adiningsih,  Anggota Wantimpres Soeharso Monoarfa,  Agum Gumelar, Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid, dan Muhaimin Iskandar.      

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menerima tiga nama calon hakim konstitusi yang diajukan oleh panitia seleksi (pansel) hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada awal Agustus 2018.

Salah satu dari tiga nama itu nantinya akan menggantikan hakim konstitusi perwakilan pemerintah, Maria Farida Indrati, yang masa jabatannya berakhir pada 13 Agustus 2018.

Pansel Hakim MK yang diketuai Harjono pada 1 Agustus telah menyerahkan ketiga nama tersebut kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Mensesneg kemudian melaporkan hasil seleksi pansel hakim MK itu kepada Presiden Joko Widodo pada Jumat (10/8) yang dirilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

"Dalam waktu secepatnya akan dipilih satu dan dilakukan pembacaan sumpah dan janji di depan Presiden sebelum masa jabatan Ibu Maria Farida habis," ujar Pratikno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden setelah bertemu Presiden.

Ketiga nama yang diajukan oleh pansel hakim MK itu adalah Guru Besar Tata Negara Universitas Gadjah Mada yang juga Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham Enny Nurbaningsih, Profesor hukum tata negara Universitas Islam Indonesia Ni'matul Huda, dan dosen senior Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Susi Dwi Harijanti. Ketiga nama tersebut menempati peringkat tertinggi dari akumulasi nilai pada semua tahapan seleksi. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More