Gerindra Berjanji Ketum Parpol Pengusung akan Dapat Tempat Terhormat

Penulis: Antara Pada: Senin, 13 Agu 2018, 10:09 WIB Politik dan Hukum
Gerindra Berjanji Ketum Parpol Pengusung akan Dapat Tempat Terhormat

MI/PIUS ERLANGGA

SEKRETARIS Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan ketua umum partai politik pengusung dan pendukung pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, akan mendapatkan tempat terhormat dalam tim pemenangan.

"Masing-masing ketum partai pendukung dan pengusung harus ditempatkan di tempat terhormat dalam tim pemenangan, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono," kata Muzani di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Senin (13/8).

Dia mengatakan ketum parpol pengusung dan pendukung merupakan orang-orang yang sangat penting dalam menentukan kebijakan partainya yang dituangkan dalam platform perjuangan pasangan Prabowo-Sandiaga.

Karena itu, menurut dia, penempatan yang terhormat bagi para ketum parpol adalah sesuatu yang penting.

"Ketua umum adalah orang yang sangat penting bagi penentuan kebijakan partai politiknya dan akan dituangkan di dalam platform dan perjuangan capres dan wapres," ujarnya.

Terkait kemungkinan SBY menjadi Penasihat Tim Pemenangan, Muzani menegaskan bahwa Ketum Partai Demokrat itu akan menempati posisi yang terhormat.

Sebelumnya, Muzani mengatakan struktur tim pemenangan pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sedang dimatangkan, dan harus didiskusikan dengan empat parpol pengusung.

"Penyusunan tim pemenangan sedang dalam proses pembicaraan di antara partai pengusung, saat ini sedang kita bicarakan adalah struktur tim pemenangan," kata Muzani.

Dia mengatakan, saat ini, tim pemenangan belum berbicara terkait orang-orang yang akan mengisi posisi di tim tersebut, termasuk siapa ketua dan bagaimana penempatan para pimpinan partai politik.

Menurut dia, rancangan Tim Pemenangan sudah selesai dan akan disampaikan kepada partai politik pengusung untuk dilakukan pembahasan dan persetujuan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More