Prabowo Akui Takut Jarum Suntik

Penulis: Antara Pada: Senin, 13 Agu 2018, 09:46 WIB Politik dan Hukum
Prabowo Akui Takut Jarum Suntik

ANTARA/SIGID KURNIAWAN
Bakal calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2019 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) melambaikan tangan usai pemeriksaan awal tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Senin (13/8/2018)

BAKAL calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya takut dengan jarum suntik. Hal itu dikatakan Prabowo saat bersiap menjalani pemeriksaan kesehatan bersama calon wakil presidennya Sandiaga Salahudin Uno di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Senin (13/8).

"Saya itu mantan tentara yang takut dokter, terutama takut suntik. Lebih baik suruh terjun aja," kata Prabowo.

Dia diperintahkan dokter untuk puasa dari pukul 20.00 dan mengikuti perintah itu, tidak berani melanggarnya.

"Saya diperintahkan dokter puasa dari jam delapan malam, nggak biasa saya. Biasa makan jam 10 malam, jadi kemarin saya nggak bisa tidur, kelaparan. Saya gak berani langgar perintah dokter," ungkap Prabowo.

Diceritakannya di dalam dilakukan pemeriksaan darah, USG, periksa gigi, periksa dalam bagian toraks dan tes urine. Mulai diperiksa pukul 07.00 WIB dan selesai diperkirakan pukul 18.00 WIB dan sudah sarapan bubur ayam yang disiapkan pihak rumah sakit.

Sementara itu, Sandiaga mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter secara profesional sekali.

"Ini pemeriksaannya profesional sekali. Jadi kita terima kasih kepada semua dokter. Luar biasa, ini kelas dunia fasilitasnya, semoga semuanya berjalan lancar," katanya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More