Saudagar Minang Raya Gelar Workshop Perkoperasian

Penulis: Micom Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 23:10 WIB Ekonomi
Saudagar Minang Raya Gelar Workshop Perkoperasian

Ist

PULUHAN pelaku usaha yang tergabung dalam Koperasi Saudagar Minang Raya (SMR) terbuka wawasannya. Selama ini mereka berpikir bahwa simpanan pokok dan wajib jumlahnya sama bagi setiap anggota. Ternyata dalam prakteknya bisa saja berbeda-beda.

Demikian benang merah Workshop Perkoperasian yang digelar Koperasi SMR di Jakarta, Sabtu (11/8). Hadir sebagai pembicara Presiden Direktur Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) Kamaruddin Batubara dan peneliti madya Kemenkop UKM Achmad Djunaidi.

Kamaruddin menjelaskan, Kopsyah BMI menerapkan simpanan pokok dan wajib sesuai dengan kemampuan anggotanya. Bahkan, ada yang simpanan wajibnya hanya Rp5 ribu per bulan.

"Inti koperasi ialah membuka seluas-luasnya keanggotaan. Untuk kesejahteraan anggota, tugas pengurus bagaimana mensejahterakan anggotanya," ujar Kamaruddin dalam siaran persnya.

Pinjaman hanya diberikan kepada anggotanya, jika bukan anggota tidak akan diberikan. "Calon anggota pun tidak kami beri pinjaman. Perputaran uang kami Rp5 miliar per minggu," ungkapnya.

Pada tutup buku 2017, ungkap dia, jumlah anggota meningkat luar biasa dari 121 ribu orang pada 2016 menjadi 135 ribu orang. Kopsyah BMI dengan mengemas aset sebesar Rp411,29 miliar dengan total volume pinjaman yang sudah mencapai Rp227 miliar lebih.

Sukardi, salah satu anggota Koperasi SMR, mempertanyakan dengan aset Kopsyah BMI yang cukup besar, mengapa tidak membentuk perusahaan atau perseroan terbatas (PT) untuk berinvestasi di bidang lain. Masalah ini bagi Achmad Djunaidi kerap dilakukan koperasi besar. PT menjadi anak usaha dari koperasi tersebut. "Itu sah saja."

Namun, Kamaruddin bersikukuh tetap memakai nama koperasi. Misalnya, membuat rumah sakit, namanya Koperasi Rumah Sakit Saudagar Minang, misalnya.

"Jangan dihilangkan branch

koperasinya. Tinggal kita buat jenis koperasi serba usaha. Jadi saat ingin membuka usaha tinggal beri nama koperasi di depannya," tandasnya. (RO/O-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More