Jokowi Bergabung dengan Sekjen Parpol Koalisi di Rumah Cemara

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 22:35 WIB Politik dan Hukum
Jokowi Bergabung dengan Sekjen Parpol Koalisi di Rumah Cemara

MI/Pius Erlangga

PRESIDEN Joko Widodo tiba di sekretariat para sekretaris jenderal partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Menteng, Jakarta, Minggu (12/8), sekitar pukul 21.30 WIB.

Jokowi tampak turun dari mobil dengan mengenakan kaus warna putih bertuliskan 2018, bercelana panjang hitam, serta sepatu sport.
Jokowi disambut oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta politikus PDIP Aryo Bimo.

Jokowi segera bergerak masuk ke dalam rumah, Jalan Cemara Menteng, Jakarta, yang menjadi sekretariat para sekjen parpol KIK. Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) yang mengawal Jokowi segera menutup pintu agar para wartawan yang sudah menunggunya tidak ikut masuk ke dalam rumah tersebut.

Jokowi kemudian melakukan pertemuan tertutup dengan para sekjen parpol KIK.

Sebelumnya, Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan mengatakan bahwa Jokowi dijadwalkan memberi arahan kepada para Sekjen dari sembilan parpol KIK di Menteng, Jakarta, Minggu malam.

"Pak Jokowi menjadwalkan hadir pada rapat para sekjen parpol koalisi setelah menjalani tes kesehatan pada hari ini," kata Verry.

Menurut Verry, para Sekjen juga akan menyampaikan laporan hasil perumusan rencana kerja jangka pendek dan menengah untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Para sekjen parpol KIK adalah Hasto Kristiyanto (PDIP), Lodewijk Freiderich Paulus (Partai Golkar), Johnny G Plate (Partai NasDem), Hery Lontung (Partai Hanura), Arsul Sani (Partai Persatuan Pembangunan), Abdul Kadir Karding (Partai Kebangkitan Bangsa), Ahmad Rofik (Partai Perindo), Raja Juli Antoni (Partai Solidaritas Indonesia), dan Verry Surya Hendrawan (PKPI). (Ant/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More