Sekjen PPP: Jokowi-Maruf Amin Diterima Semua Segmen dan Umur

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 21:50 WIB Politik dan Hukum
Sekjen PPP: Jokowi-Maruf Amin Diterima Semua Segmen dan Umur

ANTARA

PERTEMUAN sekretaris jendral (sekjen) partai koalisi Joko Widodo kembali diadakan di Rumah Cemara, Gondangdia, Jakarta, Minggu (12/8).

Usai pertemuan para sekjen koalisi, Arsul Sani, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan, memberi komentarnya terkait pembentukan pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kalau yang mimpin relawan belum tahu karena belum diputuskan, mesti dikomunikasikan dengan relawan. Relawannya kan banyak. Yang sudah tercatat dan mendeklarasikan diri sudah ratusan," kata Arsul di Rumah Cemara, Jakarta, Minggu malam.

Arsul menjelaskan, partai koalisi ke depan memfokuskan untuk meningkatkan program kerja yang dirasa kurang.

"Yang menjadi fokus kerja kita yang blm dikerjakan dan yang sudah dikerjakan. Terkait program itu, parpol yang buat termasuk dari relawan, apa nanti judulnya Nawacita II atau apa kita belum tahu," ucap Arsul.

Para partai koalisi akan berbagi tugas terkait pemetaan pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Saya kira semua basis akan kita jelajahi, tentu ada pembagian kerja baik secara segmentasi golongan atau kelompok masyarakat atau berdasarkan umur. Ada segementasi golongan dari Islam dan nonmuslim," ungkap Arsul.

Ia menambahkan bahwa pasangan capres-cawapres mendapat dukungan yang merata baik dari yang muslim dan nonmuslim.

"Jokowi juga sangat milenial, itu juga menjawab concern adik-adik kita yang anak milenial karena capresnya milenial. Dari sisi Ma'ruf Amin, semua segmen memberi dukungan," ujarnya.

Arsul juga mengatakan, terkait kekecewaan bagi beberapa pihak mengenai pilihan cawapres, tidak hanya dari partai tapi di luar juga.

"Itu lah yang kita musyawarahkan antara kekecewaan dan langkah ke depan karena yang penting adalah program yang harus memenuhi semua kelompok masyarakat yang berbasis agama dan umur," pungkasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More