Lima Titik Panas Terpantau di Aceh

Penulis: Antara Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 20:55 WIB Nusantara
Lima Titik Panas Terpantau di Aceh

ANTARA

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan, terdapat lima titik panas terdeteksi oleh satelit berada di wilayah Aceh.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad, di Aceh Besar, Ahad (12/8), mengatakan, kelima titik panas ini terkosentrasi di daerah wilayah timur, dan wilayah tengah di provinsi paling barat di Indonesia.

"Sore ini, ada (hotspot) lima titik panas di Aceh. Kelima hotspot ini tersebar di dua kabupaten, yakni Aceh Utara dan Bener Meriah yang masing-masing tiga titik, dan dua titik panas," jelas dia.

Ia melanjutkan, dari hasil pantauan ketiga satelit, yakni Terra, Aqua, dan Suomi NPP dengan menggunakan sensor modis menyebut, ketiga titik panas di Aceh Utara terkosentrasi di Kecamatan Sawang.

Sedangkan di wilayah Tengah Aceh terletak di daerah dataran tinggi yang merupakan penghasil tanaman kopi kualitas ekspor, yakni Bener Meriah, kedua titik panas terkosentrasi Kecamatan Permata.

"Dari kelima titik panas ini, terdapat satu di antaranya di duga sebagai titik api akibat kebakaran hutan dan lahan. Titik panasnya,
memiliki tingkat kepercayaan 77 persen di Permata," katanya.

"Posisi atau titik koordinat titik panas itu, berada di 97,04 bujur Timur, dan 4,72 lintang Utara di Kecamatan Permata," terang Zakaria merinci.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, T Ahmad Dadek, menyebut, kebakaran hutan dan lahan sedang terjadi di Kabupaten Aceh Besar.

"Kebakaran sejak kemarin (Sabtu, 11/8) sore, di seputaran area Seunapet, Lembah Seulawah. Akses jalan menuju titik api, sulit dijangkau secara keseluruhan," katanya.       

"Tapi tim setempat, telah mengerahkan tiga unit armada mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian dengan jumlah personel 13 orang," ujar Dadek. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More