Pembalap Indonesia Kuasai Seri Pertama Kompetisi Gymkhana Asia

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 20:45 WIB Olahraga
Pembalap Indonesia Kuasai Seri Pertama Kompetisi Gymkhana Asia

ANTARA

PARA pembalap muda Indonesia mencetak prestasi yang membanggakan di perhelatan Asia Auto Gymkhana Competition 2018. Pada turnamen seri pertama yang berlangsung di lintasan Garuda Wisnu Kencana, Bali, 10-11 Agustus tersebut, Indonesia menyapu bersih gelar di tiga nomor yang dipertandingkan, yakni individu, tim, dan tandem.

Haji Tjandra Racing Team (HJRT) Yogyakarta menyabet dua gelar di nomor perorangan dan tandem, sementara Toyota Team Indonesia juara di nomor tim. Pembalap HJRT yang mengharumkan nama Indonesia adalah peslalom Adrian Septianto dan Herdiko Setyaputra.

Adrian menjadi juara di kelas perorangan setelah mengalahkan Achintya Mehrotra dari India. Adapun di nomor tendem, Peslalom utama HJRT tersebut juga meraih gelar yang sama bersama Herdiko setelah mengalahkan pesaing dari Jepang.

Ini merupakan gelar perdana Herdiko di Asia. Herdiko pun mengatakan, gelar ini menjadi motivasi untuknya menghadapi seri kedua di India pada September mendatang.

"Kemarin di nomor tendem kami hanya beda satu detik dari Jepang. Ya jelas saya merasa sangat bangga ya karena ini adalah gelar pertama saya di Asia," ujar Herdiko saat dihubungi Media Indonesia dari Jakarta, Minggu (12/8).

AAGC 2018 diikuti peserta dari 13 negara. Herdiko mengatakan, tidak ada trik khusus dirinya bisa mengungguli negara-negara peserta yang lain.

Namun, sebagai tuan rumah, penguasaan mobil dan lintasan menjadi keuntungan tersendiri bagi pembalap berusia 22 tahun ini.

"Mungkin karena kami tuan rumah jadi motivasinya tinggi sekali. Tapi, nanti seri kedua di Mumbai, India, mobil pasti beda lagi dan trek pasti juga beda, kami butuh adaptasi lagi dan semoga saja, kami bisa melanjutkan tren positif," imbuh keponakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Djoko Siswanto itu.

Djoko pun tak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas prestasi yang diraih oleh Diko. Menurut Djoko, prestasi ini diharapkan bisa memotivasi pembalap lain untuk lebih mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

"Alhamdulillah Diko (sapaan karib Herdiko) bisa membanggakan bangsa Indonesia di Kejuaraan Slalom se-Asia dan mengalahkan pembalap dari Jepang," pungkasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More