Isyana Sarasvati Berkompetisi,tetapi Saling Dukung

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 22:30 WIB Hiburan
Isyana Sarasvati Berkompetisi,tetapi Saling Dukung

Dok. MI

PENULIS lagu sekaligus penyanyi Isyana Sarasvati, 25, mengaku sangat bangga diberi kesempatan menciptakan lagu untuk ajang olahraga Asian Games 2018 dengan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara pesta olahraga itu. Ia juga menyanyikan lagu untuk album kompilasi Asian Games.

"Seneng banget bisa ikut andil. Tawaran itu udah datang sejak tahun lalu. Mau banget," kata Isyana di sela-sela peluncuran produk lipstik di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Perempuan lulusan Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura, itu menuturkan ia diberi kebebasan untuk menciptakan lagu sehingga ia pun memilih tema yang netral. Walaupun Asian Games ialah kompetisi, negara-negara peserta tetap harus saling mendukung.

"Tema netral tentang Asia we are. Bagaimana kita mendukung sesama negara mana pun. Mau menang atau kalah, yang penting saling support," tuturnya.

Menurutnya, lagu tersebut ia selesaikan di studio di rumahnya dalam kurun waktu beberapa hari. Saat ditanya mengenai harapannya untuk tim Indonesia, mojang Bandung itu berharap Indonesia bisa meraih emas sebanyak-banyaknya.

"Aku pengin banget nonton secara langsung. Aku berdoa yang terbaik, semoga Indonesia dapat banyak medali emas," ujarnya. Ia menambahkan, hal yang paling ditunggu-tunggu dari Asian Games ialah opening ceremony dan pertandingan-pertandingan sepanjang penyelenggaraan.

Selain baru saja usai menciptakan lagu untuk Asian Games, dalam waktu dekat ia juga akan merilis single baru. Lagu tersebut ia buat untuk memotivasi orang lain agar bangkit saat berada pada titik terendah dalam hidupnya. Lagu itu, kata Isyana berjudul Winter song.

"Music video-nya baru keluar 9 Agustus. Bisa dilihat di Youtube channel aku. Ini adalah salah satu lagu yang bermakna. That's really meaningful for me. Ini pengalaman aku pribadi yang pernah aku rasakan pada 2017," ungkapnya.

Meski lirik dari lagu tersebut sangat melankolis, lanjutnya, ia berusaha membalut dengan musik yang easy listening. Selain itu, karena lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang berada di titik terendah, ia berusaha membuat videoklip berbau solusi.

Isyana lalu membuat digital campaign tentang karakter-karakter sangat penting dan berpengaruh pada dirinya hingga ia menjadi seperti sekarang ini. "Namanya manusia, ada titik terendah. Cara agar bisa bangkit lagi, harus mengenali dirimu lagi. Semoga orang yang nonton video ini terinspirasi untuk bangkit kembali dari keterpurukan dan titik terendah," harap dia.

Rias

Terkait dengan penampilannya, sebagai perempuan, terlebih figur publik, Isyana mengaku senang berekslorasi menggunakan riasan. Ia paling suka memadu padan warna lipstik. Alasannya, warna lipstik bisa mewakili mood.

"Misalnya, kalau manggungnya malam, aku pakai lipstik warna merah gelap. Tapi kalau manggungnya siang hari, ya aku pakai yang lebih terang. Jadi (The One Colour Obsession Lipstik) cocok sama karakter aku," tuturnya.

(H-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More