Modal Positif bagi Halep Jelang AS Terbuka

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 19:40 WIB Olahraga
Modal Positif bagi Halep Jelang AS Terbuka

AFP

PERSIAPAN menuju turnamen grand slam terakhir, AS Terbuka 2018, tersisa dua minggu lagi. Para petenis unggulan dunia terus melakukan persiapan yang matang demi merebut trofi AS Terbuka musim ini.

Tak terkecuali petenis putri nomor satu dunia Simone Halep yang terus mengasah kemampuannya dalam turnamen Piala Rogers 2018. Halep sudah mengantungi modal positif dengan melangkah ke final turnamen yang berlangsung di Toronto, Kanada, tersebut.

Tinggal selangkah lagi, petenis asal Rumania tersebut meraih gelar keduanya di Piala Rogers 2018. Ia akan menghadapi unggulan ketiga Sloane Stephens pada laga krusial yang berlangsung pukul 12.30 WIB, Senin (12/8).

Perjalanan Halep di Piala Rogers kali ini terbilang penuh tantangan. Meski demikian, Halep mampu menaklukkan semua pesaing dengan hasil yang cukup gemilang.

Sejak memulai kampanyenya di babak 32 besar, Halep hanya satu kali mendapat perlawanan sengit melawan petenis nonunggulan Anastasia Pavlyuchenkova. Di babak 32 besar, 9 Agustus lalu, Halep membutuhkan kerja ekstra untuk menaklukkan Pavlyuchenkova dalam tiga set pertandingan yang berakhir dengan skor 7-11, 4-6, dan 7-5.

Setelah itu, pencapaian Halep di pertandingan selanjutnya terbilang gemilang. Ia mengalahkan Venus Williams 6-2, 6-2 di babak 16 besar, Caroline Garcia 7-5, 6-1 di perempat final, sebelum akhirnya menumbangkan Ashleigh Barty dengan skor 6-4, 6-1 di babak semifinal yang berlangsung Minggu (12/8).

Halep pun mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan yang sangat menguras tenaganya. Dibandingkan Barty yang memiliki masa rehat enam jam lebih lama, Halep hanya mendapat waktu yang singkat untuk pemulihan.

Namun, keprofesionalitasan dan kepiawaian Halep di lapangan membantunya mampu melewatkan segala tantangan.

"Saya berpikir saya telah memainkan pertandingan tenis yang cerdas hari ini, saya mendorongnya (Barty).. dengan gerakan backhand-nya; kemudian, saya hanya bisa menerima bola-bola yang lebih pendek, bola yang lebih mudah bagi saya untuk lebih membuka lapangan," ujar Halep.

Di final, Halep akan menghadapi Stephens. Di atas kertas, Halep masih unggul dalam rekor pertemuan dimana selama 8 kali pertemuan, Halep memenangkan 6 diantaranya termasuk saat memenangkan pertandingan final di Prancis Terbuka 2018.

Kemenangan Halep di lima laga terakhir kontra Stephens tentu menjadi modal yang bagus untuk meneruskan tren positif. Meski demikian, Halep tak boleh lengah.

Perjalanan Stephens ke babal final terbilang cukup gemilang. Ia belum kehilangan satu set pun, termasuk saat mengalahkan juara bertahan, Elina Svitolina pada semifinal yang berlangsung dihari yang sama dengan skor 6-3, 6-3.

Stephens pun mengemban misi pribadi untuk membalas kekalahannya saat di Prancis Terbuka lalu.

"Saya baru saja bermain dengannya di final Prancis Terbuka dan kami memainkan pertandingan yang bagus. Saya memainkan pertandingan yang bagus selama satu set setengah saat itu, semoga saja besok saya akan bermain dengan lebih baik selama dua set berturut-turut, saya hanya ingin bermain dengan sebaik yang saya bisa," pungkasnya. (montralgazette/thestar/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More